KM. Murni Jaya Hilang Kontak di Perairan Bintan, Tim SAR Berhasil Selamatkan Seluruh ABK

- Jurnalis

Minggu, 2 Februari 2025 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers -Bintan

Kapal Motor (KM) Murni Jaya yang sempat hilang kontak sejak Senin (27/1) di Perairan Selatan Pulau Numbing akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan pada Kamis (30/1). Kapal yang mengangkut bahan material bangunan dan logistik itu mengalami mati mesin akibat cuaca buruk.

Kapal tersebut dinakhodai Januarudin dan membawa tiga orang lainnya, yaitu seorang kepala kamar mesin (KKM), satu anak buah kapal (ABK), serta satu penumpang. Hilangnya kontak dengan kapal pertama kali diketahui setelah pihak keluarga tidak dapat menghubungi salah satu ABK. Mereka pun segera melaporkan kejadian ini ke Basarnas Tanjung Pinang.

Mendapat laporan tersebut, Basarnas Tanjung Pinang langsung berkoordinasi dengan Danposal Kijang dan Lanal Bintan untuk mengumpulkan data serta menyusun strategi pencarian. Komandan Lanal Bintan, Kolonel Laut (P) Dr. Eko Agus Susanto, S.E., M.M., segera menginstruksikan timnya untuk bergerak.

Baca Juga :  Sinergi TNI-Polri Kawal Demokrasi, Rapat Pleno Pilkada Mimika Berlangsung Aman dan Kondusif

Pada Rabu (29/1), Tim SAR Gabungan berangkat menuju Perairan Pulau Marapas, namun harus kembali ke Posal Kijang karena cuaca buruk yang mengancam keselamatan tim. Esok harinya, Kamis (30/1), pencarian kembali dilanjutkan menggunakan KLM Sumber Abadi 2. Setelah berjam-jam menyisir lautan, sekitar pukul 13.00 WIB, KM. Murni Jaya akhirnya ditemukan di koordinat 00°40.327′ N – 104°55.209′ E dengan seluruh awak kapal dalam kondisi selamat.

Kapal yang sempat terombang-ambing di laut itu kemudian ditarik oleh KLM Sumber Abadi 2 menuju Pelabuhan Kijang.

Baca Juga :  Menteri Pertahanan RI Ziarah ke Makam Jenderal M. Jusuf di Makassar

Komandan Lanal Bintan, Kolonel Laut (P) Dr. Eko Agus Susanto, mengingatkan bahwa insiden kapal hilang kontak akibat cuaca buruk masih sering terjadi di wilayah perairan Bintan. Banyak nelayan dan pengguna laut yang belum memperhatikan kondisi cuaca serta tidak melakukan pengecekan kelayakan kapal sebelum berlayar.

“Kami mengimbau agar seluruh pengguna laut selalu mematuhi SOP keselamatan sebelum melakukan pelayaran. Sosialisasi akan terus dilakukan agar kejadian serupa dapat dicegah,” tegasnya.

Dengan keberhasilan operasi ini, Tim SAR Gabungan kembali membuktikan kesiapan mereka dalam menghadapi situasi darurat di perairan Bintan. Sementara itu, keluarga para awak kapal menyambut gembira kepulangan mereka setelah empat hari tanpa kabar di tengah laut.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru