Perkuat Kemitraan Strategis, Sekjen PKV To Lam Di Sambut Hangat Di Indonesia

- Jurnalis

Rabu, 12 Maret 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hubungan diplomatik Indonesia dan Vietnam semakin erat dengan kunjungan resmi Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam (PKV), To Lam, ke Jakarta pada 9-11 Maret 2025. Lawatan ini menjadi momen bersejarah, menandai peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Dalam kunjungan yang sarat makna ini, To Lam disambut dengan penuh kehormatan, mencerminkan eratnya persahabatan antara Indonesia dan Vietnam. Setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, ia langsung bertemu masyarakat Vietnam di Kedutaan Besar Vietnam di Jakarta. Malamnya, ia menghadiri pertunjukan orkestra di Ciputra Theatre, sebuah simbol kebersamaan budaya antara kedua negara.

Baca Juga :  Polsek Koja Gelar Patroli Malam, Pastikan Koja Aman dari Gangguan Keamanan

Puncak kunjungan terjadi pada 10 Maret 2025, saat To Lam diterima dengan hangat oleh Presiden Republik Indonesia dalam pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan. Dalam suasana penuh keakraban, kedua pemimpin mendiskusikan berbagai isu strategis, termasuk peningkatan investasi, perdagangan, serta kerja sama di bidang keamanan dan pertahanan. Kehadiran ADC kehormatan, Mayor Bara, dalam pertemuan ini menunjukkan perhatian tinggi Indonesia terhadap tamu negara sekaligus menambah nilai protokoler yang berkesan bagi To Lam.

Hari terakhir kunjungan, 11 Maret 2025, To Lam menyambangi DPR, MPR, dan DPD. Ia disambut langsung oleh masing-masing ketua lembaga, menandakan tekad kuat untuk mempererat hubungan antarlembaga legislatif kedua negara.

Baca Juga :  LKBPH PWI Banten Resmi Terbentuk, Siap Bantu Seluruh Sengketa Pers Wartawan Banten

To Lam mengaku terkesan dengan sambutan yang diberikan Indonesia. Ia berharap hubungan kedua negara semakin erat, tidak hanya dalam aspek diplomasi, tetapi juga kerja sama ekonomi, budaya, dan pertahanan.

Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan langkah strategis yang diharapkan membawa dampak positif bagi kawasan Asia Tenggara. Dengan semakin kokohnya kemitraan Indonesia-Vietnam, stabilitas dan kesejahteraan regional pun diyakini akan semakin terjaga.

#Dari berbagai narasumber.

Pewarta : Dedi Arfansyah.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru