Sejauh Mana Hubungan Intim Anda?

- Jurnalis

Jumat, 6 November 2020 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com , Jakarta.

Seperti kita ketahui bersama, bangsa Indonesia selalu tertanam etika budaya leluhur yang tak lepas dari sikap sopan dan bermartabat.

Hal itu juga mempengaruhi pada hubungan intim di ranjang juga, yang akhirnya berakibat mengalami titik jenuh pada setiap pasangannya takala berhubungan intim.

Berfantasi itu perlu, guna menghindari hubungan intim yang berkategori “Monoton” menurut publik, dimana sang pasangan hubungan intim, seharusnya memahami keinginan untuk berbuat “Lebih” agar terasa berbeda dengan biasanya.

” Banyak obsesi dari pasangan, khususnya pria, yang berkeinginan bergaya seperti ini dan itu yang sejujurnya lebih kepada ingin membahagiakan hasrat wanita pasangannya itu sendiri, namun kadangkala hal tersebut dianggap tabu oleh istrinya,” Ujar dr.Desi Haryanti Lestari, seorang dokter umum yang sedang mengambil spesialisasi bidang seksologi.

Baca Juga :  Kapolres Metro Jakarta Utara Kunjungi Aipda Ibrahim, Korban Penyiraman Air Keras: Janji Kejar Pelaku Hingga Tuntas

Unsur ke engganan karena masih dianggap tabu itulah yang mengakibatkan muncul PIL ( Pria Idaman Lain ) atau WIL ( Wanita Idaman Lain ).

Dari hal hal tersebut, muncul paradigma baru dalam hal berhubungan intim dengan pasangan kita.

  1. Lakukan hubungan intim di tempat atau suasana yang baru, agar hilang perasaan monoton.
  2. Usahakan sebelum melakukan hubungan intim, kita melakukan pemanasan ( foreplay ) guna menanamkan hubungan kita menjadi lebih lama dan ternikmati.
  3. Kita harus lebih safety sebelum melakukan Hubungan Intim, apakah ke arah kehamilan, atau menunda kehamilan, sebab ketika perasaan was was akan kehamilan muncul, kwalitas hubungan itu menjadi terburu buru dan lepas dari kata nikmat sewaktu klimaks.
  4. Hindari pembicaraan yang berat berat ketika akan melakukan proses keintiman, sebab ketika sebelum melakukan prosesi keindahan sudah membicarakan hal berat, contoh : Bicara ada penagihan atau masalah problematika Bansos presiden yang tak kunjung hadir ke rumah kita, pasti jadi bad mood lah.
  5. Usahakan mengkonsumsi makanan atau minuman yang sifatnya menghasilkan kalori dan energi sebelum berhubungan intim, sebab kegiatan tersebut menguras tenaga yang luar biasa besar.
Baca Juga :  Tentang Pemanggilan Brigadir D Oleh Komnas HAM, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Irjen Ferdy Sambo

Nah, demikian sebatas info dan saran dari penulis, semoga pembaca artikel ini menjadi bijak dan lebih enjoy ketika melakukan hubungan intim.

( zonapers/zp1 )

Berita Terkait

Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO
VIRAL! Penagihan Utang Berujung Premanisme, Kompol Sandy Budiman: “Debt Collector Bukan Penegak Hukum!”
Dugaan Penggelapan Saham PT Bososi Pratama, Kariatun Resmi Masuk DPO Polda Sultra
Viral !! AF Alias Resbob Diduga Hina Suku Sunda, Polda Jabar Terima Laporan dari Berbagai Kalangan
Media Harus Tetap Mengedepankan Asas Praduga Tak Bersalah Terhadap DA
Ops Antik Lodaya 2025, Polisi Bekuk Pengedar Sabu di Garut
Dua Residivis Curas Menguasai Malam Arcamanik, Polda Jabar Bergerak Cepat dan Tangkap Tanpa Ampun
Polda Jabar Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi Jalan Lingkar Timur Kuningan

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:13 WIB

Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:16 WIB

VIRAL! Penagihan Utang Berujung Premanisme, Kompol Sandy Budiman: “Debt Collector Bukan Penegak Hukum!”

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:13 WIB

Dugaan Penggelapan Saham PT Bososi Pratama, Kariatun Resmi Masuk DPO Polda Sultra

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:34 WIB

Viral !! AF Alias Resbob Diduga Hina Suku Sunda, Polda Jabar Terima Laporan dari Berbagai Kalangan

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:55 WIB

Media Harus Tetap Mengedepankan Asas Praduga Tak Bersalah Terhadap DA

Berita Terbaru

Berita

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

Rabu, 31 Des 2025 - 21:05 WIB