Uang Rupiah Edisi 1991 Dan 1999 Dicari Kolektor Berduit

- Jurnalis

Minggu, 7 Februari 2021 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Jakarta.

Uang Kertas Polimer yang bernilai Rp.50.000 Edisi tahun 1991 dan 1993 bergambar Presiden Soeharto yang sedang tersenyum, saat ini diburu oleh Kolektor Berduit selain daripada uang polimer Rupiah bernilai Rp.100.000; bergambar Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Moch. Hatta Edisi tahun 1999, Minggu 7/2/21.

” Entah siapa yang memulai, namun kenyataannya banyak yang mencari untuk dibeli dengan nilai fantastis, wajarlah,mungkin memang memiliki nilai histori bagi pembelinya,” Ujar Salamun, warga Cilangkap yang juga ikut mencari keberadaan uang itu sekedar mencari untung.

Baca Juga :  Jelang Lomba Kampung Juara, Babinsa Mulyorejo Bersama Perangkat Desa Laksanakan Pembersihan Lingkungan Bu
Uang Rp. 100.000 Edisi tahun 1999 yang juga masih jadi incaran Kolektor.

” Semakin dicari, semakin menghilang keberadaan nya,entah itu untuk meninggikan harga jual atau sekedar membuat penasaran orang orang di saat Pandemi C19 ini,” Kata Oki Muharno pedagang barang antik di seputaran Tomang,Jakarta.

Baca Juga :  Isu PLTU Banjarsari Terbakar, Berita Hoaks

Yang jelas, semoga para pencari keberadaan uang itu tidak tertipu oleh bujuk rayu orang yang mengaku, memiliki,dan tahu akan keberadaan uang itu seraya mengiming imingi sambil meminta sejumlah uang dibayar dimuka.

” Hati – hati, sudah banyak korban tertipu dan menjadi Makoder ( Manusia Korban IDR), ” Tutup Haji Arif seorang tokoh masyarakat dari Rangkasbitung.

( Redaksi).

Berita Terkait

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK
BPKB Ditahan Meski Kredit Satu Unit Akan Di Lunasi ? Nasabah Pertanyakan Kebijakan Leasing ACC
Menlu Sugiono Dinilai Wajib Baca Buku “Reunifikasi Korea: Game Theory” Karya Teguh Santosa

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Senin, 16 Maret 2026 - 16:39 WIB

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:39 WIB

Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Berita

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Senin, 16 Mar 2026 - 16:39 WIB