Ibu Rumah Tangga Di Tabrak Pasangannya Gegara Uang &Cinta.

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semula, keduanya terlihat berboncengan motor dari arah Pamulang. Namun di tengah perjalanan, suasana berubah panas—pertengkaran soal uang dan hubungan pribadi membuat emosi keduanya memuncak.

Tak disangka, korban turun dan memilih berjalan kaki. Bukannya menenangkan diri, pelaku justru menabrak korban menggunakan sepeda motor Honda PCX merah hingga terhempas ke trotoar dan bersimbah darah.

“Pelaku mendorong korban hingga kepala bagian belakang terbentur trotoar. Korban mengalami luka serius dan harus dijahit 13 kali,”
ungkap Kapolsek Serpong Kompol Suhardono, S.H., M.M.

Berbekal laporan, Tim Opsnal Unit Reskrim langsung bergerak cepat.
Dalam waktu lima jam, pelaku berhasil ditangkap di Kampung Rawa Macek, Serpong, saat hendak pulang ke rumah.

“Barang bukti motor Honda PCX yang digunakan untuk menabrak korban juga sudah kami amankan,”
ujar Kanit Reskrim AKP Joko.

Pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan terancam hukuman maksimal lima tahun penjara sesuai Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat.

Baca Juga :  MUI Keluarkan Fatwa Yang Mengharamkan Produk Yang Pro Israel

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar setiap konflik rumah tangga diselesaikan dengan kepala dingin — bukan dengan kekerasan yang bisa merenggut masa depan.

Baca Juga :  Kapolda Papua Kerahkan Satgas Operasi Damai Cartenz untuk Kejar Pelaku Kekerasan Bersenjata di Yalimo

Cinta, emosi, dan uang — kombinasi mematikan yang berujung tragedi di Buaran.

Pewarta : Syaiful.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru