Sarman : Sepakbola Indonesia Perlu Federasi Baru

- Jurnalis

Minggu, 29 Mei 2022 - 00:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.com, Jakarta – Menduduki posisi ketiga dengan hanya meraih perunggu di Sea Games Vietnam tahun ini, adalah gambaran terbaru kegagalan Timnas Sepakbola Indonesia. Ini baru di tingkat Asia Tenggara, belum masuk ke level yang lebih tinggi lagi seperti Piala Asia atau mungkin dunia, seperti mimpi para Pengurus PSSI. Inilah Penilaian seorang pengamat Sepak Bola Indonesia Sarman kepada awak media. Sabtu (28/5/22).

Mimpinya adalah Timnas Indonesia bisa berbicara di Piala Asia 2023 dan lolos Piala Dunia 2026. Banyak yang bilang Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia 2026 merupakan mimpi di siang bolong. Tetapi sebagai bangsa yang suka ngantuk pada siang hari karena terlalu banyak mengkonsumsi nasi, mimpi itu memang sering menghampiri.

Jika melihat kualitas Timnas Indonesia yang turun di SEA Games kemarin, rasanya mimpi itu tidak bakal jadi kenyataan. Betapa tidak, para pemain tidak menunjukkan kualitas sebagai pemain sepakbola nasional.

“Dapet bola bingung, passing salah melulu. Pemain belakang cuma bisa nendang melambung ke depan, tanpa memikirkan akan jatuh ke mana bolanya. Setiap diserang lawan langsung kocar-kacir. Dari 4 tim yang masuk semifinal, Timnas Indonesialah yang paling jelek permainannya. Untung menang adu penalty lawan Malaysia!” kata Sarman El Hakim, Ketua Masyarakat Sepakbola Indonesia dalam podcast Cocomeo Channel.

Sarman yang datang menyaksikan langsung pertandingan Timnas Indonesia vs Vietnam, mengaku sangat kecewa dengan kualitas Timnas besutan pelatih Shin Tae yong kali ini.

“Katanya Shin Tae yong pelatih hebat, berkualitas dunia, kok seperti itu hasil kerjanya? Yang dipikirin cuma mencari pemain naturalisasi. Mana pemain-pemain Indonesia seperti Bagus Kahfi, Supriadi, Todd Fere atau pemain dari tim.yang jadi juara di PON Papua lalu?”

Namun Sarman tidak sepenuhnya menyalahkan Shin Tae yong. Dia melihat kegagalan Timnas Indonesia di SEA Games Vietnam adalah akumulasi dari kegagalan federasi sepakbola Indonesia, PSSI.

“PSSI itu udah kacau, berkhianat terhadap cita-cita perjuangan sepakbola Indonesia, dikelilingi mafia dan orang-orang tidak kredibel di dalamnya. Kita perlu federasi baru yang benar-benar memperjuangkan sepakbola Indonesia, yang yakin bahwa Indonesia punya sumberdaya manusia yang melimpah untuk sepakbola. Melalui federasi baru, potensi yang ada bisa digali, tidak mengkhianatai cita-cita anak muda Indonesia untuk berkiprah di Timnas sepakbola, dengan proyek naturalisasi yang terbukti gagal. Omong kosong!” kata Sarman.

Apakah federasi baru bisa diterima oleh FIFA? Lalu bagaimana mewujudkannya?

“PSSI itu hanya sebuah perkumpulan. Kan tidak ada larangan untuk membuat perkumpulan baru. Brunei pernah punya 2 federasi sepakbola. Diakui oleh FIFA. Kenapa kita takut? Kalau mau memajukan sepakbola Indonesia, kita harus mewujudkan gagasan baru!” tandas Sarman.

#Timnas #pssi #shintaeyong

Baca Juga :  Tingkatkan Kewaspadaan, Bidpropam Polda Banten Lakukan Pemeriksaan di Rutan

Berita Terkait

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO
FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers
BRI Pasar Minggu Ingatkan Orang Tua: Aktivasi Rekening PIP Adalah Penentu Cairnya Bantuan Pendidikan Siswa
Struktur Polri Bukan Pidato Politik
Polri di Bawah Presiden: Menjaga Desain Negara, Bukan Memperluas Kekuasaan
Tanpa Senjata, Tanpa Darah: Rp9,1 Triliun Uang Rakyat Dirampok Scam- Negara Harus Hadir dan Ikut Mencari Solusi
Satgas Gulbencal Korem 023/KS Respon Cepat Atasi Krisis Air Bersih Pascabencana.
Ronny F Sompie : Natal Purnawirawan Polri Adalah Sukacita, Iman, dan Silaturahmi Dalam Satu Perayaan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:22 WIB

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:36 WIB

FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:46 WIB

BRI Pasar Minggu Ingatkan Orang Tua: Aktivasi Rekening PIP Adalah Penentu Cairnya Bantuan Pendidikan Siswa

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:23 WIB

Struktur Polri Bukan Pidato Politik

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:16 WIB

Tanpa Senjata, Tanpa Darah: Rp9,1 Triliun Uang Rakyat Dirampok Scam- Negara Harus Hadir dan Ikut Mencari Solusi

Berita Terbaru

Berita

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Rabu, 4 Feb 2026 - 07:22 WIB

Berita

Struktur Polri Bukan Pidato Politik

Sabtu, 31 Jan 2026 - 10:23 WIB