TMMD 2025 di Sumedang: Sinergi TNI dan Pemda dengan Anggaran Rp1,6 Miliar untuk Bangun Desa dan Kurangi Kemiskinan

- Jurnalis

Kamis, 5 Desember 2024 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Sumedang, 5 Desember 2024

Kabupaten Sumedang bersiap melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2025 dengan anggaran awal sebesar Rp1,6 miliar. Program ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan ekstrem.

Penjabat (Pj) Bupati Sumedang, Yudia Ramli, mengungkapkan anggaran ini terdiri dari Rp1 miliar dari APBD Kabupaten Sumedang dan Rp600 juta dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang akan digunakan untuk membangun jalan, Pos Kamling, dan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
“TMMD adalah program strategis yang terbukti mempercepat pemerataan pembangunan desa dan menurunkan angka kemiskinan,” ujar Yudia dalam Rapat Paripurna TMMD Ke-45 di Mabesad, Jakarta.

Program TMMD di Sumedang tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga mengandalkan peran aktif TNI yang bersinergi dengan masyarakat.
“TNI memiliki kemampuan menggerakkan gotong royong masyarakat untuk bersama-sama membangun desa. Sinergi ini mempercepat perbaikan infrastruktur dan kehidupan masyarakat,” jelas Yudia.

Baca Juga :  Korsek Bawaslu Tapteng Dilaporkan Ke Polres

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi ini telah berkontribusi signifikan dalam menurunkan kemiskinan ekstrem di Sumedang hingga mendekati nol persen. Dengan dukungan TMMD, banyak rumah warga yang sebelumnya tidak layak huni kini telah diperbaiki.

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen TNI Tandyo Budi Revita, menegaskan bahwa TMMD merupakan bagian dari misi besar untuk pemerataan pembangunan di seluruh pelosok negeri.
“Pembangunan harus dilakukan secara adil dan merata. TMMD adalah bentuk nyata semangat kebersamaan dan ketahanan nasional untuk mencapainya,” tegasnya.

Dengan infrastruktur jalan yang lebih baik, fasilitas keamanan lingkungan, dan rumah yang lebih layak, kualitas hidup masyarakat Sumedang diharapkan semakin meningkat.
“Pembangunan melalui TMMD bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif TNI dan masyarakat. Gotong royong adalah inti dari program ini,” tambah Yudia.

Baca Juga :  KTT G20 – Langkah Strategis Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia

Program TMMD 2025 di Sumedang menjadi model kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat. Dengan semangat sinergi, Sumedang optimis dapat menunjukkan bahwa pembangunan desa adalah langkah nyata untuk membangun bangsa.

“TMMD adalah bukti bahwa bersama-sama kita bisa mengatasi tantangan dan menciptakan masa depan yang lebih baik,” tutup Yudia.

Sumedang kini siap menjadi inspirasi nasional dalam pelaksanaan program pembangunan berbasis gotong royong yang efektif dan berkelanjutan.

Penulis; Ujs

Berita Terkait

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur
Jend.TNI ( P ) Dudung Abdurahman Didaulat Sebagai Puun Ageung Bapa Gede Panglima Utama Majelis Tritangtu Sunda Sabuana

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru