Kurang dari 24 Jam, Polres Sumedang Berhasil Ungkap Kasus Pembuangan Bayi

- Jurnalis

Senin, 6 Januari 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Sumedang, 5 Januari 2025

Kecepatan dan ketelitian Polres Sumedang patut diacungi jempol. Dalam waktu kurang dari 24 jam, kasus pembuangan bayi yang menggemparkan warga Dusun Sembir, Desa Gunasari, Kecamatan Sumedang Selatan, berhasil terungkap. Dua terduga pelaku, seorang perempuan yang diduga ibu kandung bayi dan seorang pria yang diduga ayah biologisnya, kini telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Bayi malang tersebut ditemukan Sabtu malam (4/1/2025) oleh seorang warga yang curiga dengan keberadaan sebuah kardus di area perkebunan. Saat dibuka, kardus itu berisi bayi yang baru lahir dalam kondisi menangis. Warga segera melapor ke pihak berwajib, yang langsung bertindak cepat.

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Uyun Saepul Uyun, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari informasi tentang seorang perempuan yang diduga baru melahirkan.
“Kami mendapatkan laporan tentang kondisi fisik seorang perempuan yang mencurigakan. Tim segera bergerak untuk mengamankan terduga pelaku dan memeriksa lebih lanjut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kapolri : Tidak Ada Toleransi dan Ruang Bagi Bandar Narkoba, Polri Akan Tindak Tegas Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Perempuan tersebut diketahui merupakan seorang ibu tunggal dengan seorang anak berusia 6 tahun. Bayi yang dibuang ditemukan sekitar 4 hingga 5 kilometer dari tempat tinggalnya. Sementara itu, pria yang diduga sebagai ayah biologis bayi juga telah diamankan untuk pendalaman perannya dalam kasus ini.

Polisi menduga bahwa tekanan hidup dan ketidakmampuan mengatasi situasi menjadi penyebab utama tindakan ini. Namun, motif pasti masih dalam proses penyelidikan.
“Kami tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga mencari solusi agar kasus serupa tidak terulang di masa depan,” tambah AKP Uyun.

Baca Juga :  Di Lanny Jaya Papua, Terjadi Penembakan APH Dan Masyarakat Sipil

Meski sempat ditinggalkan di tengah kebun, bayi tersebut kini dalam kondisi sehat setelah mendapatkan perawatan intensif. Kasus ini menggugah empati banyak pihak, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya dukungan sosial bagi perempuan dalam situasi sulit.

Polres Sumedang mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama pada situasi yang mencurigakan atau individu yang membutuhkan dukungan.
“Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mencegah tragedi seperti ini,” tutup AKP Uyun.

Kasus ini menjadi peringatan serius bahwa tekanan hidup dapat memicu tindakan ekstrem. Diperlukan kerja sama semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang peduli dan mendukung, terutama bagi mereka yang berada dalam situasi rentan.

Sumber; Humas Polda Jabar

Berita Terkait

TNI AD Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Di Hutanabolon
Gelombang Kekerasan di Wagete: Saat Warga Pendatang Hidup Dalam Bayang Ketakutan
Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker Agar Lebih Mudah Diakses
Korem 023/KS Bersama Pemko Sibolga Laksanakan Kegiatan Gotong Royong Massal.
Masa Depan Hak Cipta Lagu Di Indonesia
Marka, Pemandu Kita Berkendara
Ribuan Warga Padati Istana, Momen Hangat Open House Prabowo Subianto Di Hari Raya Idulfitri
Danrem 023/KS Hadiri Pelepasan Pawai Takbiran Idul Fitri 1447 H di Sibolga.
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 10:17 WIB

TNI AD Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Di Hutanabolon

Rabu, 1 April 2026 - 08:18 WIB

Gelombang Kekerasan di Wagete: Saat Warga Pendatang Hidup Dalam Bayang Ketakutan

Rabu, 1 April 2026 - 03:28 WIB

Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker Agar Lebih Mudah Diakses

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:04 WIB

Korem 023/KS Bersama Pemko Sibolga Laksanakan Kegiatan Gotong Royong Massal.

Senin, 23 Maret 2026 - 19:56 WIB

Marka, Pemandu Kita Berkendara

Berita Terbaru