Ada Pesan Moral Dari Korban Begal Di Ciawi Tasikmalaya

- Jurnalis

Selasa, 19 April 2022 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Tasikmalaya.

Sebuah kejadian kejahatan, dengan kekerasan begal terhadap korban berinisial AK ,seorang gadis kampung tulang punggung keluarga, Senin, 18/4/22.

AK yang berasal dari Desa Pakemitan Kidul Kecamatan Ciawi Tasikmalaya adalah seorang buruh harian di pasar dengan gaji Rp.30 rb perhari, bekerja berangkat jam 5 subuh ke tempat kerjaan nya jalan kaki menuju pasar ciawi dan pulang kembali ke tempat asalnya di kampung Gunung Banjar pandai jam 5 sore demi menghidupi keluarga kecil nya.

Baca Juga :  Petugas Kepolisian Bahu Membahu Bersama Warga Bersihkan Longsoran Di Wilayah Ganeas Sumedang

Tapi naas menimpanya, Minggu pukul 05: 20 pagi dan baru beberapa ratus meter dari rumah nya menuju pasar Ciawi, korban di begal di tempat sepi.

Korban di pukuli oleh begal sampai babak belur, nasib tragis buat dirinya Harus mengalami penderitaan memar rahang dan gigi nya juga sedikit harta yang sangat berharga buat keluarga nya.

Begal yang tidak berprikemanusiaan sampai saat ini masih dalam proses pencarian, masyarakat juga turut prihatin atas peristiwa ini.

Baca Juga :  Cabup Cecep Perkuat Barisan! Konsolidasi dengan Relawan BCA, Siap Gaspol Menangkan Pilkada Ulang Tasikmalaya

Ada sebuah pesan dari warga yang enggan di sebut namanya ketika di wawancara oleh wartawan zonapers.com ” Untuk
Instansi terkait dan pemerintahan daerah setempat, tolong di pikirkan dan di perhatikan faktor keamanannya,
ini bencana sosial di daerah kami, ciptakan rasa aman dan ketenangan buat masyarakat,” Ujarnya.

( Wira cakrabuana).

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur
Jend.TNI ( P ) Dudung Abdurahman Didaulat Sebagai Puun Ageung Bapa Gede Panglima Utama Majelis Tritangtu Sunda Sabuana
Sumedang Utara Juara Piala Dony Yoshua U-21, Bawa Pulang Hadiah Rp50 Juta

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru