zonapers.com, Bandung.
Polda Jawa Barat memperkuat kesiapan personel dan sarana pendukung guna mengoptimalkan Operasi Antik Lodaya 2026 dalam memberantas penyalahgunaan narkotika.
Kabagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Jabar, AKBP Rudi Suherman, S.H., M.H., memimpin pengecekan kesiapan personel di Gedung Ditresnarkoba Polda Jabar.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Jabar memastikan setiap personel memahami tugas, tanggung jawab, fungsi, serta sasaran operasi secara menyeluruh.
Selain itu, petugas memeriksa sarana dan prasarana pendukung guna menunjang kelancaran operasi agar personel dapat menjalankan tugas secara efektif.
Dalam arahannya, AKBP Rudi Suherman menegaskan bahwa kesiapan personel menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan Operasi Antik Lodaya 2026.
Ia meminta seluruh personel menjalankan tugas secara profesional, terukur, dan sesuai aturan serta memahami tanggung jawab masing-masing.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen kepolisian untuk mengoptimalkan pelaksanaan operasi.
Menurutnya, Operasi Antik Lodaya 2026 berfokus menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Jawa Barat.
Karena itu, Polda Jabar mengoptimalkan kesiapan personel dan dukungan operasional untuk memperkuat pemberantasan narkotika sekaligus menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
Melalui langkah tersebut, Polda Jabar berharap operasi berjalan efektif dan mampu mendukung terciptanya situasi keamanan yang aman serta kondusif.
Pewarta : Ujs

































































