Benny Rhamdani : Saya Lebih Takut Dimarahi Allah Daripada Dimarahi Sindikat dan Mafia Perdagangan Orang

- Jurnalis

Senin, 10 Oktober 2022 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, JAKARTA – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali melepas sebanyak 290 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Program Government to Government (G to G) Korea Selatan, di El Royale Hotel Kelapa Gading, Jakarta, Senin 10 Oktober 2022.

 

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, terus menggaungkan pernyataan perang terhadap penempatan PMI yang menjurus pada Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Dia menjelaskan, potret negatif pekerja migran di Indonesia yang terjadi pada masa kepemimpinannya, adalah penanganan ribuan PMI terkendala, sakit, dan meninggal, serta perang terhadap sindikat perdagangan orang.

 

 

“Genderang perang terhadap sindikat telah ditabuh. Saya lebih takut dimarahi Allah daripada dimarahi sindikat dan mafia perdagangan orang. Oknum perdagangan orang tersebut mempunyai atributif kekuasaan, sedangkan pejabat negara disumpah atas nama agama untuk bekerja terhadap negara,” tegasnya.
Benny geram terhadap para sindikat tersebut, karena 2 tahun masa kepemimpinannya, ia telah menangani sebanyak 79.700 PMI Terkendala, 3.053 PMI sakit, serta 1.451 jenazah PMI.

“Dari puluhan ribu PMI tersebut, 90 persen korbannya adalah wanita dan ibu-ibu yang berangkat secara tidak resmi,” tegasnya.

Baca Juga :  Nadiem Makarim Bersama Elon Musk Akan Berdialog Dengan Ratusan Mahasiswa Di Bali

Menurutnya, perubahan dari Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri, menjadi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, adalah perubahan yang progresif dan revolusioner.

“Undang-undang lama hanya melindungi PMI saja, sedangkan Undang-undang 18 Tahun 2017 memberikan pelindungan kepada PMI serta keluarganya, dari aspek ekonomi, sosial, dan hukum,” ujar Benny.

Benny menjelaskan bahwa pada setiap pelepasan, BP2MI selalu menayangkan video glorifikasi Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) serta pelepasan keberangkatan, yang di dalamnya menggambarkan bahwa di zaman kepemimpinannya sekarang, CPMI diberi fasilitas VVIP, serta diperlakukan seperti pahlawan sebenarnya.

“Pada video tersebut, di setiap pelepasan selalu hadir orang-orang penting seperti Menteri Erick Thohir, Menko Airlangga Hartarto, anggota DPR, serta pejabat tinggi lainnya. Dengan harapan glorifikasi pelepasan ini adalah potret positif penempatan PMI yang dapat menjadi edukasi dan propaganda positif, bahwa berangkatlah bekerja ke luar negeri secara resmi,” pungkas Benny.

Wakil Rektor IV Universitas Terbuka (UT), Rahmat Budiman menyampaikan, perspektif lain kepada peserta pelepasan, bahwa menabung tidak hanya berbentuk harta dan uang saja, investasi dalam bentuk pendidikan juga penting, terlebih ilmu dapat dipelajari secara online pada zaman sekarang.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Antisipasi Ancaman Krisis Ekonomi Global Dalam Pembukaan Raker Alumni Universitas Trisakti

“Manfaatkanlah sepenuhnya fasilitas dari Pak Benny, itu adalah tanda cinta darinya untuk kalian. UT sebagai Universitas Negeri hadir, bahkan sampai pada Korea Selatan untuk mendidik para PMI yang ingin mencari ilmu lanjutan. Pulanglah ke Tanah Air membawa Rupiah, dan ijasah kehidupan,” tutur Rahmat.

Sementara itu, Direktur Jendral Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Kiki Yuliati, memberikan nasihat dan motivasi bahwa bersyukur adalah kunci dari rasa rindu yang kelak menyiksa. Menurutnya, pada beberapa bulan pertama disebut honeymoon stage, pada tahap ini PMI pada tahap senang-senangnya, sampai pesawat delay pun bahagia. Tetapi rasa rindu pada tahap berikutnya akan muncul.

Akan banyak air mata kerinduan, tapi kita dapat menjadi hebat karena kepedihan. Kuncinya, tetaplah bersyukur dan perbanyak pertemanan. Selamat jalan semuanya, baik-baiklah di sana, semoga Allah Subhanahu wa ta’ala melindungi kalian semua. Terima kasih Pak Benny untuk menjaga anak-anak Indonesia,” tutup Kiki Yuliati. (Hans).

Berita Terkait

Dugaan Pelanggaran K3 Dan Kurangnya Transparansi Pada Proyek Revitalisasi SDN Sukasari Kabupaten Tasikmalaya, Terbantahkan
Semangat Gotong Royong Masih Hidup! Warga Sukasukur Kompak Perbaiki Jalan Kampung Bersama Babinsa
MPLS SMA Negeri 1 Tanah Masa Ditutup Di Pantai Baluta, Siswa Baru Siap Jalani Tahun Ajaran 2026/2027
Kombes Pol Dodi Suryadin Resmi Jabat Dirresnarkoba Polda Lampung, Diharapkan Perkuat Perang Melawan Narkoba
Kapolres Ciamis Raih Pin Emas KTNA, Sinergi Polri Dan Petani Kian Kokoh.
Kapolda Jabar Satukan Langkah Jaga Iklim Investasi Karawang.
PERDOKMIL Bertransformasi Menjadi PERTASINDO, Perluas Kolaborasi Perkuat Ketahanan Kesehatan Nasional‎
Polres Sumedang Tegaskan Dugaan “Tangkap Lepas” Tak Terbukti.

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Pelanggaran K3 Dan Kurangnya Transparansi Pada Proyek Revitalisasi SDN Sukasari Kabupaten Tasikmalaya, Terbantahkan

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:22 WIB

Semangat Gotong Royong Masih Hidup! Warga Sukasukur Kompak Perbaiki Jalan Kampung Bersama Babinsa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:19 WIB

MPLS SMA Negeri 1 Tanah Masa Ditutup Di Pantai Baluta, Siswa Baru Siap Jalani Tahun Ajaran 2026/2027

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:27 WIB

Kombes Pol Dodi Suryadin Resmi Jabat Dirresnarkoba Polda Lampung, Diharapkan Perkuat Perang Melawan Narkoba

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:02 WIB

Kapolres Ciamis Raih Pin Emas KTNA, Sinergi Polri Dan Petani Kian Kokoh.

Berita Terbaru