BP2MI Persiapkan Hari Pekerja Migran Internasional Dengan Rangkaian Kegiatan

- Jurnalis

Selasa, 13 Desember 2022 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Jakarta – Sebanyak 135 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Program Government to Government (G to G) Korea Selatan kembali dilepas keberangkatannya oleh Kepala BP2MI, Benny Rhamdani di eL Royale Hotel, Jakarta Utara, Senin (12/12/2022).

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan hari ini BP2MI melepas sebanyak 135 PMI untuk bekerja ke Korea Selatan. Sehingga, total PMI yang telah diberangkatkan sejak dibukanya kembali penempatan PMI ke Korea Selatan pada Desember 2021 lalu, adalah 11.391 PMI.

“Jadi ini adalah rekor yang tidak pernah terjadi, penempatan PMI dalam satu tahun yang telah dilakukan adalah 11.391 khusus untuk skema G to G. Kalau seluruh skema, total penempatan PMI di tahun 2022 sebanyak 182.601 PMI ke berbagai negara penempatan,” ujar Benny.

Benny menjelaskan, saat masa pandemi Covid-19 di tahun 2021, BP2MI menempatkan PMI ke luar negeri hanya 72 ribu, dan di tahun 2020 hanya 113 ribu PMI. Dari data tersebut, terlihat lonjakan yang signifikan terkait penempatan PMI ke luar negeri.

Baca Juga :  Kembali BP2MI Gagalkan Upaya Pengiriman 87 CPMI Ilegal ke Timur Tengah

“Di tahun 2022, BP2MI menargetkan penempatan PMI sebanyak 150 ribu. Berarti target penempatan telah terlewati, karena angka penempatan di tahun ini sudah 182.601 PMI,” jelas Benny.

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) akan menyambut Hari Pekerja Migran Internasional yang jatuh pada 18 Desember mendatang dengan serangkaian kegiatan.

Serangkaian kegiatan yang dihelat di berbagai daerah di Indonesia ini dalam rangka menggaungkan pesan migrasi aman dengan penegasan stop human trafficking alias perdagangan orang.

Kepala BP2MI Benny Ramdhani mengatakan, pihaknya sudah menyelenggarakan berbagai kegiatan di berbagai daerah menyambut Hari Pekerja Migran Internasional.

BP2MI Persiapkan Hari Pekerja Migran Internasional

“Karena Hari Pekerja Migran Internasional kita sudah mulai rangkaiannya, kick off di Grobogan 2 Desember lalu dengan wayang kulit,” kata Benny saat melepas calon PMI ke Korea Selatan, Senin (12/12/2022) di El Hotel Royale, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Benny menuturkan, Hari Pekerja Migran Internasional adalah suatu perayaan bagi para pekerja migran Indonesia.

Baca Juga :  Bupati : Kepsek Harus Hasilkan Peserta Didik Berakhlakulkarimah

Pemerintah, termasuk BP2MI selama ini telah berupaya memberantas perdagangan orang lewat praktik penempatan calon pekerja migran Indonesia secara ilegal.

Baca juga: YouTuber Rudi Si Ungkap Sisi Kelam Pekerja Migran Indonesia di Korsel: Ada yang Terjebak Dunia Malam

“Kontennya migrasi aman dan stop human trafficking. Ini perayaan para pekerja migran Indonesia, semeriah apapun acara itu, kita akan siapkan untuk pekerja migran,” ujar Benny.

BP2MI Persiapkan Hari Pekerja Migran Internasional
Rangkaian kegiatan dimulai dari Grobogan dan bergeser ke kota-kota lain seperti Pemalang, Kotamobagu, hingga Surabaya.

Puncaknya, Hari Pekerja Migran Indonesia akan dihelat pada Minggu (18/12/2022) ini di Car Free Day Jakarta.

Fokusnya, tegas Benny, masih akan seputar sosialisasi soal perdagangan orang.

“Kita sosialisasikan stop human trafficking dan ajakan jika ingin bekerja secara resmi, ” katanya.

“Ini sangat menarik, kita ingin kampanye human trafficking lebih gencar lagi, karena itu propaganda kita untuk memerangi penempatan tidak resmi,” tutupnya.
Editor Hans montolalu

Berita Terkait

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026
Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026
Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.
Ketua Umum FRIC Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: “Sita Aset Koruptor, Kembalikan untuk Rakyat”
FWK Ingatkan Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif terhadap Warga
Antisipasi Karhutla Saat Kemarau, Kapolda Jabar Ingatkan Pendaki
Sekjen DPP FRIC H.Deden Hardening, Ingatkan Pelajar,Jangan Mudah Terprovokasi Ajakan Unjuk Rasa.
Tegaskan Bahaya Karhutla, Polda Jabar Minta Masyarakat Stop Membuat Pemicu Api
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Ketua Umum FRIC Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: “Sita Aset Koruptor, Kembalikan untuk Rakyat”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:31 WIB

FWK Ingatkan Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif terhadap Warga

Berita Terbaru