Danlanud Sultan Hasanuddin Resmi Tutup Pendidikan Latker Flight Control System Boeing 737

- Jurnalis

Selasa, 24 Desember 2024 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Makassar

Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Bonang Bayuaji G., S.E., M.M., CHRMP., secara resmi menutup pendidikan Latihan Kerja (Latker) Flight Control System Mechanical Basic Speciality Course (FCSMBC) untuk pesawat Boeing 737 Tahun Anggaran 2024. Acara berlangsung di Skadron Teknik 044, Lanud Sultan Hasanuddin, pada Senin (23/12/2024).

Dalam sambutannya, Marsma TNI Bonang Bayuaji menyampaikan apresiasi atas kerja keras para peserta selama mengikuti pelatihan. “Latihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis dan profesionalisme personel, khususnya dalam memahami sistem mekanik kontrol penerbangan pesawat Boeing 737. Keahlian ini sangat penting untuk mendukung kesiapan operasional TNI AU,” tegasnya.

Baca Juga :  Polsek Ujungjaya Amankan 2 Pelaku Pencurian

Danlanud Sultan Hasanuddin menaruh harapan besar pada para lulusan Latker ini sebagai ujung tombak dalam mendukung kesiapan teknis pesawat Boeing 737. Ia menekankan pentingnya profesionalisme dalam melaksanakan tugas.

“Para teknisi harus terus meningkatkan ilmu, menerapkan prosedur yang benar, dan memastikan kesiapan operasional pesawat, baik untuk misi latihan maupun operasi,” ujarnya.

Latker yang berlangsung selama empat bulan ini diikuti oleh 10 personel bintara lulusan Sekolah Kejuruan Lanjutan (Sejurla). Para peserta mendapatkan materi teori dan praktik langsung terkait sistem kontrol penerbangan pesawat Boeing 737, guna memastikan mereka memiliki pemahaman mendalam dalam aspek teknis pesawat.

Pada acara penutupan, sertifikat kelulusan diserahkan kepada seluruh peserta, dengan penghargaan khusus bagi peserta terbaik. Penyerahan dilakukan langsung oleh Danlanud Sultan Hasanuddin sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian mereka.

Baca Juga :  Polres Sumedang Bersama Warga Tanjungkerta Dan Ganeas Kirimkan Bantuan Bagi Korban Gempa Cianjur

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Lanud Sultan Hasanuddin, Komandan Skadron Teknik (Danskatek) 044, serta para instruktur yang terlibat dalam pelatihan. Kehadiran mereka menunjukkan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam mendukung keberhasilan pendidikan ini.

Penutupan pendidikan ini menandai langkah penting dalam peningkatan kapasitas personel TNI AU. Dengan bekal yang telah diperoleh, para lulusan diharapkan mampu menjaga kesiapan teknis dan operasional pesawat Boeing 737, yang memiliki peran strategis dalam misi pertahanan udara.

Sumber; Pen Hassanudin

Berita Terkait

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026
Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026
Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.
Ketua Umum FRIC Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: “Sita Aset Koruptor, Kembalikan untuk Rakyat”
FWK Ingatkan Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif terhadap Warga
Antisipasi Karhutla Saat Kemarau, Kapolda Jabar Ingatkan Pendaki
Sekjen DPP FRIC H.Deden Hardening, Ingatkan Pelajar,Jangan Mudah Terprovokasi Ajakan Unjuk Rasa.
Tegaskan Bahaya Karhutla, Polda Jabar Minta Masyarakat Stop Membuat Pemicu Api

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Ketua Umum FRIC Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: “Sita Aset Koruptor, Kembalikan untuk Rakyat”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:31 WIB

FWK Ingatkan Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif terhadap Warga

Berita Terbaru