FWK-EVIDENT INSTITUTE, Kerjasama Bidang Penelitian, Mencari Solusi Di Tengah Disrupsi Digital

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Jakarta.

Setelah mengadakan acara refleksi Hari Pers Nasional (HPN) dan bedah buku berjudul “Connecting Media Massa”, Forum Wartawan Kebangsaaan (FWK) langsung menindaklanjutinya dengan mengadakan kerja sama bareng Evident Intitute. Kerja sama ini mencakup kegiatan penelitian kehidupan pers di masa depan.

Bagaimana pers harus bertransformasi dan beradaptasi di tengah disrupsi digital, selalu menarik dibicarakan. Koordinator FWK, Raja Parlindungan Pane dan Executive Director Evident Institute, Rinatania Anggraeni Fajriani, S.E., M.Sc, PhD Cand, Jumat (13/2/26), Jakarta, mengatakan, kerja sama ini penting untuk bersama mencari solusi atas tantangan berat yang dihadapi pers nasional.

Taufan Hariyadi, produser tv berita, penulis buku “Connecting Media Massa”, mengatakan, industri tv berita nasional dan media global — yang babak belur karena disrupsi digital—sedang berupaya melakukan langkah transformasi dan beradaptasi agar sejalan dengan tuntutan perkembangan digital.

Namun, Taufan menyayangkan sebagian manajemen justru terjebak sikap kontradiktif, yaitu menganggap platform global perusak bisnis, lalu memanfaatkannya tanpa strategi yang jelas.

Baca Juga :  Panglima TNI Dampingi Presiden RI dalam Peringatan Hari Guru Nasional 2024

“Hingga kini, media global pun masih dalam tahap sedang mencoba mendapatkan formula terbaik,”tambah dosen tetap Ilmu Komunikasi di Universitas Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) Jakarta.

Pola Memperoleh Berita

Dalam kesempatan tersebut, Hendry Ch Bangun, mantan Wakil Ketua Dewan Pers periode 2019-2022 menyampaikan refleksi HPN. Momen HPN sering dimanfaatkan untuk melihat ulang perjalanan pers nasional. Hendry Ch Bangun juga mengapresiasi terbitnya buku karya Taufan Hariyadi. Ia menanggapi positif adanya kerja sama FWK dengan Evident Institute.

Menurut dia, selalu menarik mengikuti bagaimana masyarakat Indonesia mendapatkan berita/informasi, karena polanya selalu berubah, seiring dengan kemunculan teknologi digital dan platform baru.

Dikatakan, tahun 2021 lalu, Dewan Pers bekerja sama dengan sebuah perguruan tinggi swasta, pernah melakukan penelitian. Temuan menariknya, meskipun kepercayaan masyarakat terhadap media konvensional masih tinggi, tapi TikTok mulai dimanfaatkan masyarakat sebagai salah satu sumber mendapatkan berita.

Namun, tambahnya, hanya selang beberapa tahun, keadaannya sudah terbalik. Saat ini, medsos sudah menjadi sumber berita utama masyarakat. “TikTok yang tadinya hanya rangking 8, sekarang mungkin sudah nomor satu,”ujar mantan wartawan Harian Kompas.

Baca Juga :  Tinjau Longsor di Puncak Jaya, Pj Bupati dan Dansatgas Yonif 715/Mtl Fokus Pemulihan Infrastruktur

Sejumlah penelitian di dunia menunjukkan bahwa penggunaan media baru terus mengambil peran dan fungsi media TV konvensional.

Menurut Hendry, FWK dan Evident Institute yang sudah bekerja sama perlu melakukan penelitian lanjutan. Temuan hasil penelitian Dewan Pers bersama Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) perlu diperbaharui lewat kegiatan penelitian lagi.

Taufan yang saat ini masih menjabat sebagai produser di TVONE, menyebut ide buku ini berangkat dari riset sejak 2019 tentang konvergensi di tempat ia bekerja. Temuannya adalah konvergensi kerap berhenti sebagai “saluran baru”, bukan berubah menjadi budaya kerja.

“Saat ini konvergensi masih setengah hati,”ujar pemegang Jurnalis Utama Dewan Pers.

Taufan lewat bukunya “Connecting Media Massa” mengusulkan perlunya transformasi newsroom ke newskestra.

Redaksi.

Berita Terkait

TNI AD Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Di Hutanabolon
Gelombang Kekerasan di Wagete: Saat Warga Pendatang Hidup Dalam Bayang Ketakutan
Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker Agar Lebih Mudah Diakses
Korem 023/KS Bersama Pemko Sibolga Laksanakan Kegiatan Gotong Royong Massal.
Masa Depan Hak Cipta Lagu Di Indonesia
Marka, Pemandu Kita Berkendara
Ribuan Warga Padati Istana, Momen Hangat Open House Prabowo Subianto Di Hari Raya Idulfitri
Danrem 023/KS Hadiri Pelepasan Pawai Takbiran Idul Fitri 1447 H di Sibolga.

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 10:17 WIB

TNI AD Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Di Hutanabolon

Rabu, 1 April 2026 - 08:18 WIB

Gelombang Kekerasan di Wagete: Saat Warga Pendatang Hidup Dalam Bayang Ketakutan

Rabu, 1 April 2026 - 03:28 WIB

Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker Agar Lebih Mudah Diakses

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:04 WIB

Korem 023/KS Bersama Pemko Sibolga Laksanakan Kegiatan Gotong Royong Massal.

Senin, 23 Maret 2026 - 19:56 WIB

Marka, Pemandu Kita Berkendara

Berita Terbaru