Miris! TPI Tanah Masa Terbengkalai 19 Tahun, Bangunan Rusak dan Tak Pernah Layani Nelayan

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Nias Selatan,

Harapan masyarakat pesisir Kecamatan Tanah Masa untuk memiliki pusat pelayanan perikanan yang memadai hingga kini belum terwujud. Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berlokasi di Desa Bawo Ordua, Dusun Labua, Kabupaten Nias Selatan, dilaporkan telah terbengkalai selama 19 tahun dan tidak pernah difungsikan sejak selesai dibangun, Selasa, ( 21/7/26 ).


Bangunan yang semestinya menjadi pusat aktivitas nelayan kini justru tampak memprihatinkan. Atap bangunan mulai hancur, beberapa tiang mengalami keretakan, pintu kantor lapuk dimakan usia, sementara fasilitas di sekitarnya tidak terawat akibat bertahun-tahun tidak dimanfaatkan.

Baca Juga :  Airin-Ade Legawa: Pilkada Banten Tak Digugat ke MK Demi Ketentraman


Yang lebih disayangkan, dermaga TPI dinilai tidak mendukung aktivitas pelayaran nelayan. Dermaga hanya memanjang hingga bibir pantai berpasir sehingga tidak dapat digunakan sebagai tempat bersandar kapal maupun perahu nelayan. Kondisi tersebut membuat fungsi TPI sebagai pusat pelayanan dan pemasaran hasil perikanan tidak pernah berjalan.


Tokoh masyarakat Suka Duha menyebut kondisi itu sebagai bentuk pemborosan aset negara. Menurutnya, bangunan yang dibangun dengan harapan meningkatkan kesejahteraan nelayan kini justru perlahan rusak tanpa memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Kami sangat berharap pemerintah segera turun ke lapangan. Jangan sampai bangunan ini dibiarkan hancur total. TPI ini masih bisa diperbaiki dan difungsikan untuk kepentingan nelayan,” ujarnya.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kecamatan Tanah Masa, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta Dinas Kelautan dan Perikanan agar segera melakukan peninjauan, evaluasi, dan renovasi terhadap bangunan TPI beserta dermaganya.

Baca Juga :  Pusdokkes: Dua Ruang Operasi Disediakan Tangani Korban Patah Tulang Akibat Gempa Cianjur


Warga meyakini, apabila TPI difungsikan sesuai peruntukannya, nelayan akan lebih mudah memasarkan hasil tangkapan, memperoleh pelayanan perikanan yang layak, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Pewarta: JDM.

Berita Terkait

Brimob Polda Jabar Gelar Patroli Harkamtibmas Dini Hari, Jaga Kamtibmas Bandung–Sumedang Tetap Kondusif
Ops Libas 2026, Polda Jabar Turun Langsung Cegah Kejahatan Jalanan
Polda Jabar Serukan Demo Damai, Warga Diminta Jaga Kondusivitas.
Ketum FRIC Tegaskan Pentingnya Persatuan, Jangan Biarkan Perbedaan Melemahkan Keutuhan Indonesia
Prabowo Terima Menlu dan Menhan Tiongkok, Pengamat Indonesia Perkuat Peran sebagai Stabilizing Power
Kapolsek Tanjungmedar Hadiri Gebyar Gerak Jalan Santai dalam Rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Menanam Kebaikan Selagi Sempat, catatan Hendry CH Bangun
32 Pengurus KORMI Sumedang Dilantik, Dony Dorong Budaya Olahraga.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Brimob Polda Jabar Gelar Patroli Harkamtibmas Dini Hari, Jaga Kamtibmas Bandung–Sumedang Tetap Kondusif

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ops Libas 2026, Polda Jabar Turun Langsung Cegah Kejahatan Jalanan

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Polda Jabar Serukan Demo Damai, Warga Diminta Jaga Kondusivitas.

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Ketum FRIC Tegaskan Pentingnya Persatuan, Jangan Biarkan Perbedaan Melemahkan Keutuhan Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Prabowo Terima Menlu dan Menhan Tiongkok, Pengamat Indonesia Perkuat Peran sebagai Stabilizing Power

Berita Terbaru