OPM/KKB Klaim Eksekusi 11 Anggota TNI Yang Menyamar Di Pedulangan Emas Di Yahukimo, Papua

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah kejadian kasus penembakan mantan Kapolsek Mulia, Intan Jaya oleh Orang Tak dikenal ( 7/4/25), Kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengklaim telah mengeksekusi mati 11 orang yang disebut sebagai anggota TNI yang menyamar sebagai pendulang emas, Klaim ini disampaikan melalui siaran pers resmi Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB pada Selasa , (8/4/25).

Dalam pernyataan tersebut, Panglima Kodap XVI Yahukimo Brigjen Elkius Kobak melaporkan bahwa operasi dilakukan oleh Batalion Yamue dan Batalion WSM, dengan dukungan dari pasukan TPNPB Kodap III Ndugama Derakma. Aksi ini berlangsung selama tiga hari, dari 6 hingga 8 April 2025, di wilayah yang diklaim sebagai zona operasi TPNPB.

Baca Juga :  Masih Bingung mau Melanjutkan Sekolah, SMP Yadika 3 Tangerang Aja

Komandan Batalion Yamue, Mayor Homy Heluka, bersama Komandan WSM, mendiang Giban, menyatakan bahwa operasi itu dipimpin langsung oleh mereka bersama dua Komandan Operasi, Dejen Heluka dan Karis Giban. Selain 11 orang yang tewas, tiga lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

“Kami bertanggung jawab penuh atas eksekusi ini. Jika pemerintah Indonesia terus mengirim pasukan dengan menyamar sebagai pendulang emas, tukang bangunan, atau profesi lainnya, kami akan terus melakukan tindakan tegas,” demikian pernyataan yang dibacakan oleh juru bicara TPNPB, Sebby Sambom.

Baca Juga :  Kapolres Sumedang Hadiri Peringatan Milad Baznas Ke 22

Siaran pers juga menyampaikan pesan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Panglima TNI untuk menghentikan segala bentuk penyamaran militer dalam aktivitas sipil di Papua.

Pernyataan ini ditandatangani oleh para pimpinan tinggi TPNPB-OPM, termasuk Jenderal Goliath Tabuni, Letjen Melkisedek Awom, Mayjen Terianus Satto, dan Mayjen Lekagak Telenggen.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak TNI atau pemerintah terkait klaim tersebut.

#Dari Berbagai narasumber.

Redaksi.

Berita Terkait

Layani Masyarakat Dengan Respon Cepat, Polisi Kembalikan Barang Bukti Kendaraan Secara Gratis Kepada Pemilik.
BPD Burangkeng Jadi Sorotan, Pilkades Memanas Picu Dualisme Panitia
HUT RI ke-81 di Kampung Cibungkul Meriah, Warga Nikmati Hiburan Musik dan Kebersamaan
Puluhan Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polisi.
Puskesmas Tanah Masa Hadir di SDN 075077 Bawo Ofuloa, Vaksinasi Siswa Berlangsung Tertib dan Aman.
Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026
Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026
Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Layani Masyarakat Dengan Respon Cepat, Polisi Kembalikan Barang Bukti Kendaraan Secara Gratis Kepada Pemilik.

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:44 WIB

BPD Burangkeng Jadi Sorotan, Pilkades Memanas Picu Dualisme Panitia

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:50 WIB

HUT RI ke-81 di Kampung Cibungkul Meriah, Warga Nikmati Hiburan Musik dan Kebersamaan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Puluhan Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polisi.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Puskesmas Tanah Masa Hadir di SDN 075077 Bawo Ofuloa, Vaksinasi Siswa Berlangsung Tertib dan Aman.

Berita Terbaru