Papua Tengah Bergejolak Lagi,Korban Tewas Ditembak di Dada, Pelaku Masih Buron

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Intan Jaya – Keamanan Papua kembali terguncang! Seorang warga sipil non-OAP bernama Jhoni Hendra, pedagang kios yang dikenal ramah dan giat bekerja, tewas ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di Kampung Wandoga, Intan Jaya, Jumat (25/7) sekitar pukul 14.00 WIT.

Korban yang sedang beraktivitas seperti biasa tiba-tiba ditembak di bagian dada dengan senjata api jenis pistol. Jhoni tewas seketika di tempat kejadian.

Jenazahnya telah dievakuasi ke Puskesmas Sugapa, namun pelaku hingga kini masih berkeliaran bebas. Aparat keamanan dari TNI-Polri tengah melakukan pengejaran dan penyelidikan intensif. Motif penembakan masih misterius.

Baca Juga :  Tanggul Sungai Jebol, Kapolsek Karangtengah Melaksanakan Peninjaun Guna Penanggulangan

“Kami sedang mendalami kasus ini dan meminta masyarakat tetap tenang. Penyelidikan sedang berlangsung,” ujar salah satu petugas kepolisian.

WARGA RESAH, NETIZEN GERAM!

Peristiwa ini memicu gelombang kemarahan di media sosial. Banyak netizen menuntut pemerintah dan aparat untuk lebih serius menjaga keamanan di Papua, terutama bagi warga pendatang yang rentan menjadi korban.

“Sudah berapa kali kejadian seperti ini terjadi? Kapan negara hadir sepenuhnya di Papua?” – komentar salah satu akun Twitter yang viral dengan ribuan retweet.

Banyak yang bertanya-tanya: Apakah penembakan ini murni kriminal, atau ada unsur lain? Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait motif di balik penembakan sadis tersebut. Namun satu hal jelas — rasa aman warga sipil kembali dipertaruhkan.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Gelar Perkara Penyerangan Pada Petugas

Redaksi.

Berita Terkait

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026
Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026
Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.
Ketua Umum FRIC Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: “Sita Aset Koruptor, Kembalikan untuk Rakyat”
FWK Ingatkan Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif terhadap Warga
Antisipasi Karhutla Saat Kemarau, Kapolda Jabar Ingatkan Pendaki
Sekjen DPP FRIC H.Deden Hardening, Ingatkan Pelajar,Jangan Mudah Terprovokasi Ajakan Unjuk Rasa.
Tegaskan Bahaya Karhutla, Polda Jabar Minta Masyarakat Stop Membuat Pemicu Api

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Ketua Umum FRIC Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: “Sita Aset Koruptor, Kembalikan untuk Rakyat”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:31 WIB

FWK Ingatkan Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif terhadap Warga

Berita Terbaru