Polda Jabar Bentuk Satgas Sekolah untuk Cegah Bullying dan Perekrutan Terorisme Anak

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jawa Barat membentuk satuan tugas khusus di sekolah-sekolah untuk mencegah bullying dan perekrutan anak oleh kelompok terorisme. Kebijakan ini diambil setelah Densus 88 menemukan 110 anak di Indonesia telah direkrut kelompok terorisme, dengan Jawa Barat tercatat sebagai daerah tertinggi dalam kasus keterpaparan radikalisme anak melalui media digital.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa metode perekrutan kini banyak dilakukan melalui media sosial. Menurutnya, kelompok radikal memanfaatkan tingginya penggunaan gadget oleh generasi Z.

“Metode yang paling efektif saat ini adalah lewat media sosial. Anak-anak dan remaja sekarang sangat dekat dengan gadget, sehingga hal ini dimanfaatkan oleh kelompok terorisme,” kata Kombes Hendra, Senin ( 24/11/2025 ).

Baca Juga :  Media Portal Zonapers.com Dan Koran Mingguan Zonapers, Resmi Berganti Logo

Ia menambahkan bahwa anak-anak lebih rentan direkrut karena berbagai faktor, seperti lingkungan, pendidikan, dan ekonomi. Kondisi tersebut sering dimanfaatkan pihak tertentu untuk mempengaruhi target yang dianggap mudah direkrut.

“Faktor pendidikan, kemiskinan, dan ketatnya persaingan kerja membuat mereka lebih mudah dipengaruhi,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, Polda Jabar menggandeng pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan Da’i Kamtibmas untuk memberikan edukasi mengenai bahaya radikalisme. Selain itu, Polda Jabar juga sedang menyiapkan pembentukan satgas sekolah yang melibatkan siswa.

Baca Juga :  Kaskoopsud II Hadiri Launching Sulsel Expo 2025: Maju dan Berkarakter, Dorong Sulsel sebagai Gerbang Ekonomi Indonesia Timur

Langkah ini diambil setelah insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta, di mana pelakunya diketahui sebagai korban perundungan. Satgas tersebut akan melibatkan PKS (Polisi Keamanan Sekolah), OSIS, dan organisasi siswa lainnya dalam upaya deteksi dini.

“Kapolda Jabar memerintahkan Humas, Binmas, dan unit PPA untuk membentuk satgas sekolah, Siswa akan dilibatkan agar bisa menjadi pelapor jika terjadi bullying,” kata Kombes Hendra.

Ia menegaskan bahwa bullying memiliki dampak besar dan harus ditangani dengan serius.

Sumber : Humas Polda Jabar.

Pewarta: UJS.

Berita Terkait

Dramatis Sikat Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Menang, Kapolda Jabar Ucapkan Selamat
PERPANJANG KONTRAK PPPK PARUH WAKTU SEKRETARIAT DPRD SUMEDANG, TEKANKAN DISIPLIN DAN KINERJA.
“Wabup Fajar Bawa Kabar Baik, Operasi Katarak Eti Gratis”
HUT ke-81 TNI, Polda Jabar Perkuat Sinergi Keamanan.
Puslitbang Polri Gelar Penelitian di Polres Sumedang, Kaji Kesesuaian Anggaran Penyelidikan dan Penyidikan.
Polres Sumedang temukan remaja asal Tanjungsari di Kabupaten Tegal.
Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Wilayah Korem 023/KS Berlangsung Khidmat.
Polda Jabar Ajak Suporter FIFA ASEAN Cup 2026 Jaga Sportivitas dan Persaudaraan.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Dramatis Sikat Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Menang, Kapolda Jabar Ucapkan Selamat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:26 WIB

PERPANJANG KONTRAK PPPK PARUH WAKTU SEKRETARIAT DPRD SUMEDANG, TEKANKAN DISIPLIN DAN KINERJA.

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:28 WIB

“Wabup Fajar Bawa Kabar Baik, Operasi Katarak Eti Gratis”

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:01 WIB

HUT ke-81 TNI, Polda Jabar Perkuat Sinergi Keamanan.

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Puslitbang Polri Gelar Penelitian di Polres Sumedang, Kaji Kesesuaian Anggaran Penyelidikan dan Penyidikan.

Berita Terbaru

Berita

HUT ke-81 TNI, Polda Jabar Perkuat Sinergi Keamanan.

Senin, 5 Okt 2026 - 22:01 WIB