TNI Dorong Swasembada Pangan Melalui Inovasi Bibit Unggul dan Metode Jajar Legowo Super

- Jurnalis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Bogor

TNI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025, yang digelar di Yonif 315/Grd dan lahan Polbantan Kementerian Pertanian RI, Caringin, Kabupaten Bogor, Asisten Teritorial Panglima TNI, Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.I.P., secara resmi membuka dan menutup kegiatan strategis ini pada Kamis (09/01/2025).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini melibatkan 41 peserta, terdiri dari 15 Babinsa TNI AD, 3 Babinpotmar TNI AL, 3 Babinpotdirga TNI AU, serta 20 perwakilan kelompok tani dari wilayah binaan. Program ini merupakan lanjutan dari Serbuan Teritorial TNI, yang sebelumnya sukses melaksanakan penanaman 250 hektare padi dan 250 hektare jagung di Pemalang, Jawa Tengah, pada Desember 2024.

Baca Juga :  Lelang AH Dan TM Melanggar Hukum Dan Merugikan Keuangan Negara

Peserta Bimtek mendapatkan pelatihan intensif terkait metode penanaman padi unggulan menggunakan teknik inovatif “Jajar Legowo Super Sinar Mentari”. Teknik ini didukung oleh penggunaan benih padi unggul “Sinar Mentari”, yang dikembangkan oleh TNI dengan keunggulan luar biasa:

  • Produktivitas tinggi, hingga 16 ton per hektare.
  • Efisiensi penggunaan pupuk, sehingga lebih ramah lingkungan.
  • Ketahanan terhadap hama, yang menjadi ancaman utama sektor pertanian.

Selain teori, para peserta juga diberikan pelatihan praktik lapangan untuk memastikan teknik tersebut dapat diterapkan secara efektif di wilayah masing-masing.

Sebagai langkah strategis, TNI akan melaksanakan demplot dan Uji Multi Lokasi (UML) di 21 wilayah di seluruh Indonesia. Pada tahun 2025, ditargetkan penanaman serentak 100.000 hektare benih “Sinar Mentari” untuk memperkuat cadangan pangan nasional dan mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

Baca Juga :  Persembahan HUT ke-33 Tahun, FIF GROUP Gelar Donor Darah

Peserta yang telah menyelesaikan Bimtek ini diharapkan menjadi kader ketahanan pangan di daerah masing-masing, berperan aktif dalam menyebarluaskan inovasi dan metode pertanian modern. Dukungan dari TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya nyata TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang kuat, Indonesia berpeluang besar mewujudkan kedaulatan pangan dan memperkuat posisinya di kancah internasional.

Sumber; Puspen TNI

Berita Terkait

Danrem 023/KS Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI AD di Pulau Nias.
Masyarakat Cireundeu Cimahi, Punya Wilayah Adat Tapi Belum Punya Tanah Ulayat .
Kepala Desa Hale Baluta Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk Warga
HUT Ke 76 Kodam I/BB, Korem 023/KS Laksanakan Ziarah Rombongan Anjangsana Dan Syukuran
Wali Kota Jakbar Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Gandeng YPHMI dan KAI DKI Jakarta
Membangun Citra Diri Profesional Melalui Media Digital Yang Ramah Disabilitas
Ironis! Belum Pernah Difungsikan,Puskesdes di Baruyu Sidombua Desa Bawo Ordua Sudah Mengalami Kerusakan
Wartawan Senior Tatang Suherman Diperiksa, Kasus Dana Rp1 Miliar Persib dari KDM Masuki Babak Baru
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:57 WIB

Danrem 023/KS Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI AD di Pulau Nias.

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:41 WIB

Masyarakat Cireundeu Cimahi, Punya Wilayah Adat Tapi Belum Punya Tanah Ulayat .

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:21 WIB

Kepala Desa Hale Baluta Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk Warga

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:13 WIB

HUT Ke 76 Kodam I/BB, Korem 023/KS Laksanakan Ziarah Rombongan Anjangsana Dan Syukuran

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:34 WIB

Wali Kota Jakbar Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Gandeng YPHMI dan KAI DKI Jakarta

Berita Terbaru