WRC Bongkar Dugaan Aliran Dana Pemerasan Akbp Bintoro dalam Press Conference

- Jurnalis

Jumat, 31 Januari 2025 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Jakarta, 31 Januari 2025

Press Conference yang digelar oleh Watch Relation of Corruption (WRC) malam ini di Five Coffee mengungkap fakta mengejutkan terkait dugaan pemerasan yang dilakukan oleh AKBP Bintoro. Dalam keterangannya, WRC menegaskan bahwa aliran dana hasil pemerasan tersebut diduga tidak hanya berhenti pada satu individu, tetapi mengalir ke jajaran atas di Polres Jakarta Selatan, bahkan sampai ke oknum yang diduga sebagai Polres Jakarta Selatan 1.

Ketua Divisi Hukum DPP WRC, Dr. Ir. D Romi Sihombing, SH, MH, CIL., menyatakan bahwa klien mereka, yang merupakan pemegang saham Prodia, memberikan informasi mengenai pertemuannya dengan oknum terkait. “Saat itu klien kami memberikan informasi terkait pertemuannya dengan oknum tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Mendapatkan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Pakci Utama

WRC menegaskan bahwa mereka memiliki bukti kuat dalam bentuk dokumen dan kesaksian yang mendukung dugaan ini. Salah satu aspek mencengangkan yang terungkap dalam konferensi pers ini adalah permintaan satu unit mobil Lamborghini, yang disebut telah dijual seharga Rp5 miliar. Selain itu, kendaraan lain seperti motor Harley dan BMW masih disimpan dan dipakai oleh Polres Jakarta Selatan.

Yang lebih mengejutkan, dalam pers conference WRC juga menjelaskan bahwa barang-barang hasil pemerasan tersebut tidak dijadikan barang bukti, melainkan disimpan dan dipinjam pakai, adapula yang diminta oleh oknum di Polres Jakarta Selatan. Bahkan, dari investigasi terhadap Oknum Kanit Z, muncul klaim bahwa dana hasil pemerasan ini tersalurkan ke seluruh pimpinan yang ada di Polres Jakarta Selatan. Namun setelah terungkapnya kasus ini, barang tersebut kini telah dijadikan barang bukti.

Baca Juga :  Seorang Warga Kab. Sangihe Dari Sulut, Melvin Edward Pontoh Kirimkan Surat Untuk KAPOLRI

“Perlu dicatat bahwa pimpinan di atas Kanit ini dimulai dari Kanit hingga Kapolres,” tegas Dr. Ir. D Romi Sihombing, SH, MH, CIL

Dengan semakin banyaknya bukti yang terkuak, WRC berkomitmen untuk menegakkan keadilan dan memastikan bahwa kasus ini tidak berakhir tanpa pertanggungjawaban hukum bagi para pelaku. Sementara itu, publik menantikan langkah lebih lanjut dari aparat penegak hukum dalam menangani kasus yang menyeret banyak pihak ini.

Berita Terkait

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026
Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026
Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.
Ketua Umum FRIC Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: “Sita Aset Koruptor, Kembalikan untuk Rakyat”
FWK Ingatkan Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif terhadap Warga
Antisipasi Karhutla Saat Kemarau, Kapolda Jabar Ingatkan Pendaki
Sekjen DPP FRIC H.Deden Hardening, Ingatkan Pelajar,Jangan Mudah Terprovokasi Ajakan Unjuk Rasa.
Tegaskan Bahaya Karhutla, Polda Jabar Minta Masyarakat Stop Membuat Pemicu Api
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Ketua Umum FRIC Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: “Sita Aset Koruptor, Kembalikan untuk Rakyat”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:31 WIB

FWK Ingatkan Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif terhadap Warga

Berita Terbaru