LP2KP : Masyarakat Jangan Berspekulasi, Percayakan Prosesnya Kepada Polri, Kasus Brihadir J

- Jurnalis

Senin, 25 Juli 2022 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, JAKARTA – Mencuatnya kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri beberapa waktu lalu, menimbulkan banyak spekulasi dan isu-isu simpang siur di tengah masyarakat dan terutama di media sosial. Menyikapi hal tersebut, Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) turut angkat bicara.

“Isu dan wacana liar yang berhembus di seputaran masyarakat terkait peristiwa Polisi Tembak Polisi, telah mewarnai cerita asumsi masyarakat yang disebabkan adanya informasi liar yang berkembang di masyarakat. Oleh karena itu, kami dari Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) melihat kondisi dan situasi yang saat ini perlu diluruskan. Agar Polri bekerja sesuai yang di harapkan oleh Masyarakat,” kata Haris R.N, Senin (25/7/2022).

Dalam penanganan kasus polisi tembak polisi tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membentuk tim khusus yang dipimpin langsung oleh Wakapolri serta melibatkan pihak eksternal, diantaranya Komnas HAM dan Kompolnas. Tidak hanya itu, Kapolri juga sudah menonaktifkan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo, Karopaminal Brigjen Pol Hendra Kurniawan serta Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, agar proses penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus yang menewaskan Brigadir J ini berlangsung Independen.

Baca Juga :  Komunitas Masyarakat Tapteng Unjuk Rasa Ke Kantor DPRD, Kecewa Tidak Ketemu Dewan

Atas atensi Kapolri dan pemerintah terhadap kasus ini, LP2KP merasa penting mengajak dan mengimbau masyarakat untuk mendukung langkah-langkah yang kini sedang dilaksanakan oleh tim yang diharapkan hasilnya akan proporsional, obyektif, transparan dan akuntabel.

Berikut ajakan LP2KP yang disampaikan melalui sejumlah poin pernyataan sikap,
Dengan ini kami dari Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP), menghimbau dan meminta kepada seluruh pihak.

1. Persoalan Proses Hukum yang sudah di bentuk oleh KAPOLRI, dengan membentuk Team Khusus dalam menangani Dugaan sebab dan akibat, perlu di dukung oleh seluruh lapisan Masyarakat Indonesia.

2. Anasir dan Wacana Liar yang sengaja di kembangkan oleh pihak-pihak tertentu harus di lihat secara Jernih agar tidak menjadi Bias Informasi.

3. Kami LP2KP mendukung Penuh Langkah KAPOLRI dan Team Khusus yang dibentuk, Untuk Bekerja secara Profesional dan Proposional.

Baca Juga :  Panglima LP2KP Menganulir Pernyataan Rizal Ramli Tentang Kepemimpinan Benny Sebagai Kepala BP2MI

4. LP2KP menghimbau agar Masyarakat mendukung Kinerja Institusi POLRI di bawah Kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

5. Menghimbau agar Masyarakat Indonesia tetap tenang dan memberikan Kesempatan kepada Team Khusus yang sudah bekerja dalam menangani masalah tersebut.

6. LP2KP menghimbau kepada Masyarakat terutama kepada Pengiat Media Sosial yang menyoroti kasus tersebut agar TIDAK BERSPEKULASI dan mengeluarkan Pernyataan – Pernyataan berdasarkan asumsi.

7. LP2KP meminta agar Kepolisian jangan terpengaruh desakan pihak-pihak tertentu untuk melakukan Otopsi Kembali, otopsi yang telah dilakukan oleh Tim Forensik Mabes POLRI sudah bekerja secara Proposional.

Demikian Pernyataan kami, LP2KP menilai Institusi POLRI sudah bekerja Keras dalam menangani peristiwa yang mengakibatkan ditembaknya Brigadir J, semoga kita semua diberikan Petunjuk dan Kemudahan dalam menjalankan Agenda dan aktivitas kita semua. Atas perhatian di ucapkan terima kasih.

Jakarta, 25 Juli 2022
PANGLIMA LP2KP
Haris R. N.

Berita Terkait

UTS SMA Negeri 1 Tanah Masa Berlangsung Aman dan Lancar, Kepala Sekolah Tekankan Disiplin Guru dan Semangat Belajar Siswa.
Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.
Tuti Elawati Nomor Urut 3, Ajak Warga Lambangsari Jaga Persatuan Jelang Pilkades.
DPRD Sumedang Bahas Tindak Lanjut Putusan MK 168 dan RUU Perlindungan Buruh.
Sumedang Tembus 4 Besar Literasi Jawa barat, Kearsipan Masuk 6 Besar.
Dikepung Asap Dan Panas Membara, Brimob Terus Bergerak: Pengabdian Tak Boleh Padam.
Polda Jabar Dorong Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Parenting di SLBN Cileunyi.
Kuasa Hukum Pengki Sailun Desak Kades Cibatu Buka Data Tanah.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:05 WIB

UTS SMA Negeri 1 Tanah Masa Berlangsung Aman dan Lancar, Kepala Sekolah Tekankan Disiplin Guru dan Semangat Belajar Siswa.

Kamis, 17 September 2026 - 15:37 WIB

Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.

Kamis, 17 September 2026 - 14:30 WIB

Tuti Elawati Nomor Urut 3, Ajak Warga Lambangsari Jaga Persatuan Jelang Pilkades.

Rabu, 16 September 2026 - 21:04 WIB

DPRD Sumedang Bahas Tindak Lanjut Putusan MK 168 dan RUU Perlindungan Buruh.

Selasa, 15 September 2026 - 20:43 WIB

Sumedang Tembus 4 Besar Literasi Jawa barat, Kearsipan Masuk 6 Besar.

Berita Terbaru

Berita

Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.

Kamis, 17 Sep 2026 - 15:37 WIB