UPT BP2MI DKI menyelamatkan 24 CPMI asal Lombok

- Jurnalis

Minggu, 12 Juni 2022 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.com, Jakarta – 24 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi, digagalkan.

 

Ke 24 CPMI asal NTB itu digagalkan keberangkatannya oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah DKI Jakarta yang dipimpin oleh Kombes Pol Hotma Victor Sihombing pada Kamis 9 Juni 2022.

 

Untuk diketahui, 24 CPMI ini rencananya akan dipekerjakan sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di Arab Saudi .

 

Temuan digagalkannya itu bermula dari laporan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) kepada UPT BP2MI Wilayah DKI Jakarta, lalu segera tim UPT melakukan pengintaian, peninjauan hingga berujung inspeksi mendadak ke sebuah rumah kontrakan di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Polres Sumedang Laksanakan Bakti Sosial Bersih-bersih Mako, Menyambut HUT Bhayangkara ke 76.

 

Modus yang digunakan oleh pihak penyalur para CPMI ini ditampung di kontrakan yang terletak di daerah Lenteng Agung,” ujar Direktur Pelindungan dan Pemberdayaan Kawasan Asia dan Afrika, Brigjen Pol Suyanto dalam konferensi persnya di Kantor UPT BP2MI Wilayah DKI Jakarta, Sabtu (11/6/22).

 

Namun hasil sidak tersebut, untuk para calo atau sindikat yang dicurigai tidak ada di tempat. Di dalam rumah tersebut, terdapat 24 CPMI yang seluruhnya merupakan perempuan yang berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mereka berasal dari Lombok Barat 1 orang, 4 orang dari Lombok Utara, 11 orang Lombok Tengah, dan 8 orang dari Lombok Timur.

Calo atau penyalur CPMI kemudian mengarahkan para CPMI hanya dengan melalui telepon seluler. Semua dokumen seperti paspor dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ditahan oleh calo tersebut.

Baca Juga :  Indonesia dan RRT Perkuat Aliansi Pertahanan Strategis, Fokus pada Transfer Teknologi dan Hubungan Militer

 

Namun tidak hanya itu, beberapa alat komunikasi milik  CPMI juga turut disita oleh mereka. Untuk penanganan lebih lanjut, ke-24 CPMI tersebut ditempatkan sementara di Shelter UPT BP2MI Wilayah DKI Jakarta.

 

Brigjen Pol Suyanto yang hadir berdialog dengan para CPMI, menjelaskan resiko apabila berangkat dengan cara nonprosedural kepada para CPMI.

Kepala UPT Kombes Pol. Victor Sihombing Bersama Deputi Penindakan saat Berikan Penjelasan Kepada 24 CPMI asal Lombok

“Berangkat tanpa adanya pelindungan, di negara penempatan mana tidak jelas, majikan mana tidak jelas, pekerjaan apa yang akan dikerjakan tidak jelas, akhirnya terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Suyanto.

 

Suyanto mengimbau kepada para CPMI

” Jangan mudah tertipu , yang ditawarkan para calo dengan bermodalkan pasport dan tiket saja,tidak mungkin bisa dengan mudah berangkat ke Luar Negri seperti itu.” tutup Suyanto. ( Hans)

Berita Terkait

Kartika Grup Tebar Kebaikan, 250 Porsi Makan Gratis Mengalir Setiap Hari
Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:26 WIB

Kartika Grup Tebar Kebaikan, 250 Porsi Makan Gratis Mengalir Setiap Hari

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Berita Terbaru