Polda Jabar Usut Tuntas Sindikat TPPO Usai Selamatkan Remaja Korban dari Kamboja

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya mengusut tuntas kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) setelah berhasil memulangkan seorang remaja asal Kabupaten Bandung, Rizki Nur Fadhilah (17), dari Kamboja. Remaja tersebut tiba di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Sabtu malam, 22 November 2025.

Korban yang sebelumnya viral di media sosial karena dugaan eksploitasi dan penyekapan itu disambut oleh tim Satreskrim Polresta Bandung yang sejak awal menangani laporan, Proses penyerahan dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri setelah koordinasi panjang untuk memulangkan korban ke Indonesia. Turut hadir anggota Polres Metro Bandara Soetta, BP3MI Jawa Barat, dan perwakilan Kemenlu dari Direktorat PWNI.

Baca Juga :  Negara Dibangun Dari Keberagaman Budaya, Agama dan Adat Istiadat

Setibanya di Indonesia, korban langsung dibawa ke Bandung untuk menjalani pemeriksaan lanjutan serta memastikan kondisi fisik dan psikologisnya. Polda Jabar juga menyiapkan pendampingan profesional dan penempatan sementara di Rumah Aman milik Dinas Sosial Kabupaten Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa polisi tidak akan berhenti hingga seluruh pelaku yang memperdagangkan korban ditangkap.
“Negara hadir melindungi warga. Kami akan mengusut tuntas dan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam jaringan perdagangan orang ini,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).

Baca Juga :  Rapat Pleno Rekapitulasi Pilkada DKI Jakarta 2024 di Jakarta Utara Berlangsung Sukses

Polda Jabar kini fokus mendalami keterangan korban, termasuk proses perekrutan hingga ia terjebak dalam eksploitasi di luar negeri, sebagai langkah lanjutan untuk mengungkap jaringan TPPO tersebut.

Sumber : Humas Polda Jabar.

Pewarta: UJS.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru