Kerusuhan Di Kantor Bupati Paniai Akibatkan 1 meninggal 2 Terluka

- Jurnalis

Selasa, 5 Juli 2022 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.com, Papua – Ratusan Orang Berhamburan memasuki kantor Bupati kabupaten Paniai secara paksa dan dengan Brutal merusak dan melempari kantor Bupati. Terlihat jelas dari video yang beredar di medsos serta informasi dari salah seorang warga yang berada di lokasi membenarkan hal tersebut. Selasa (5/7/22).

Paniai salah satu kabupaten di provinsi Papua, Indonesia. Letaknya berada di pedalaman pada ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut. Paniai pada zaman Belanda disebut Wisselmeren, sesuai dengan nama tiga danau yang terletak sekitar pusat kota Enarotali.

” Masa yang berhamburan tiba-tiba berlarian memasuki kantor Bupati Paniai dengan merusak dan melemparkan Batu kaca pecah dan fasilitas didalamnya mengalami kerusakan ” salah seorang warga yang berada di lokasi.

Baca Juga :  Polsek Koja Perkuat Hubungan dengan Tokoh Agama untuk Wujudkan Keamanan dan Harmoni

Kerusuhan tersebut di picu karna pemilihan kepala kampung mendatangi kantor bupati kabupaten Paniai, secara serentak yang mengakibatkan bentrok antara massa peserta pemilihan kepala kampung serentak di kabupaten Paniai, akibat tidak terima hasil tersebut.

Informasi untuk sementara Masih simpang siur gegara pencalonan kepala kampung terdapat Pro dan Kontra.

Akibatnya dari Bentrokan atau kerusuhan tersebut 1 orang meninggal dunia dan 2 di rawat di RS.

Masa yang tidak tertahankan dan semakin membrutal diduga aparat gabungan TNI-POLRI mengeluarkan tembakan dan mengakibatkan 3 orang masa mengenai Peluru besi dan beberapa lainnya mendapat luka-luka. Korban selanjutnya dilarikan kerumah sakit RSUD Paniai.

Baca Juga :  Komnas PPLH Jateng Sampaikan Batas Sungai Perlu Dipatok Sebagai Bentuk Sosialisasi

Adapun Identitas korban

1. Nawipa, Kena dibagian lambung dan meninggal dirumah sakit.

2. Giyai, kena dibagian tangan ( ada di rumah sakit).

3. Dan satu orang dari suku Moni kena dibagian kaki (identitas belum ketahui) ada di rumah sakit.

Ketika berita ini di turunkan media Zonapers.com, belum bisa terhubung dengan Pihak terkait, tentang pemberitaan diatas.

Untuk mendapatkan informasi yang Sebenarnya kita tunggu klarifikasi resmi.

 

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru