BP2MI : Negara Tidak Mau PMI Terlantar

- Jurnalis

Rabu, 3 Mei 2023 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Jakarta.

Kembali pelepasan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diberangkatkan ke Korea Selatan dilakukan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Senin, 1/5/23.

‘’PMI, kalian adalah orang-orang baik. Hari ini, tepatnya di Hari Buruh Internasional atau May Day kalian dilepas. Selamat Hari Buruh Internasional, tak ada lagi penindasan manusia terhadap manusia di negara ini. PMI merdeka merupakan keharusan. Saya berjuang melawan eksploitasi terhadap kalian yang dilakukan sindikat, para mafia,’’ Ujar Benny Rhamdani, Kepala BP2MI saat memberikan sambutan.

Melalui skema G to G, Benny menyampaikan harkat dan derajat PMI sebagai Pahlawan Devisa benar-benar diperlakukan istimewa. Politisi Partai Hanura itu berharap pelepasan PMI yang dilakukan pihak swasta, di luar skema G to G haruslah mengikuti apa yang dilakukan BP2MI.

‘’Negara ikut hadir mengintervensi nasib PMI, biar lebih baik dan sejahtera. Tidak dijadikan objek pemerasan oleh sindikat penempatan ilegal PMI atau rentenir. Apa yang kita lakukan ini, melalui glorifikasi pelepasan PMI, dan juga live facebook dalam tiap rapat adalah cara untuk mewujudkan transparansi pelayanan. Saya berharap yang dilakukan BP2MI ini sebagai contoh untuk pihak swasta,’’ Ujar Kepala BP2MI.

Baca Juga :  Kapuspen TNI Gelar Jumpa Pers pada Awarding Night Military Short Movie Festival 2024Mendorong Kreativitas dan Semangat Kebangsaan Lewat Film Pendek

Benny juga menuturkan bahwa negara tak mau PMI terlantar. Kalian menjadi prioritas. Insiden penganiayaan dan perlakuan diskriminasi terhadap PMI juga dijelaskan Benny sebagai refleksi atau realitas dari proses penempatan non prosedural yang dilakukan Sindikat penempatan ilegal PMI.

‘’Pemerintah mengangkat derajat kalian. Saya berjuang berdarah-darah untuk merubah citra buruk itu, dimana sebagian masyarakat masih menganggap PMI sebagai pekerja rendahan. Kita hentikan gerakan, cara-cara biadab yang dilakukan sindikat. Dimana selama ini kejahatan dan kekerasan pada PMI itu merupakan buah dari perilaku jahat sindikat. Kami melawan itu,’’ Papar Benny.

Di hadapan 500 PMI yang hadir di hotel el-Royal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Benny mengurai perihal fasiltas VVIP yang diberikan negara untuk PMI. Berbagai kontribusi nyata PMI terhadap negara, menurut Benny, adalah alasan sangat layak pemerintah untuk memberi pelayanan prima bagi PMI.

‘’Inilah bukti negara hadir. Negara tak mau PMI terlantar. Kalian orang-orang hebat yang harus dilayani, diangkat derajatnya. Kalian juga orang-orang baik. Dalam posisi itulah, negara menempatkan PMI begitu terhormat. Negara mengangkat derajat kalian. Sebagai Pahlawan Devisa, layaklah negara hadir menyediakan fasilitas VVIP. Seperti yang dilakukan BP2MI saat ini. Itu dulu, di era jahiliyah, dimana PMI diperas,’’ kata Benny.

Baca Juga :  Pesan Kapolri Kepada 1.028 Taruna: Sinergisitas TNI-Polri Akan Menjamin Stabilitas Keamanan Dan Politik

Benny mewanti-wanti agar PMI tidak menjadi alat. PMI tidak diperbudak. Apalagi menjadi objek eksploitasi rentenir dan menjadi alas kaki para bandit. Di era ini, Kepala BP2MI telah melakukan bersih-bersih dari pungutan. Praktek calo yang membuat gaduh PMI, terang-terangan dilawan BP2MI.

‘’Saya katakan, sekarang tidak ada lagi. PMI harus diperlakukan istimewa. Apalagi dalam momentum May Day ini, tidak ada perbudakan manusia terhadap manusia lainnya. Dalam mewujudkan perintah Presiden Jokowi untuk melindungi PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki, maka pelindungan holistik PMI dilakukan BP2MI. Melalui pelindungan hukum, ekonomi, dan sosial negara hadir untuk PMI,’’ Pungkasnya.

# Dari berbagai sumber.

Pewarta : Hans Montolalu.

Berita Terkait

Whip Pink, Industri, Dan Tanggung Jawab Negara: Kolaborasi Sistemik BNN–Polri–BPOM–Kemenkes Jadi Kunci
Tambang Legal: Sah Secara Administratif, Bermasalah Secara Substantif
Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO
FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers
BRI Pasar Minggu Ingatkan Orang Tua: Aktivasi Rekening PIP Adalah Penentu Cairnya Bantuan Pendidikan Siswa
Struktur Polri Bukan Pidato Politik
Polri di Bawah Presiden: Menjaga Desain Negara, Bukan Memperluas Kekuasaan
Tanpa Senjata, Tanpa Darah: Rp9,1 Triliun Uang Rakyat Dirampok Scam- Negara Harus Hadir dan Ikut Mencari Solusi

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:11 WIB

Whip Pink, Industri, Dan Tanggung Jawab Negara: Kolaborasi Sistemik BNN–Polri–BPOM–Kemenkes Jadi Kunci

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:43 WIB

Tambang Legal: Sah Secara Administratif, Bermasalah Secara Substantif

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:22 WIB

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:36 WIB

FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:23 WIB

Struktur Polri Bukan Pidato Politik

Berita Terbaru

Berita

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Rabu, 4 Feb 2026 - 07:22 WIB