Gema Kosgoro Dukung Aksi Reformasi Jilid Dua, Soroti Korupsi, HAM, Dan Tekanan Ekonomi

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com,Jakarta.


Gelombang kritik terhadap kondisi bangsa terus menguat. Kali ini, dukungan terhadap rencana Aksi Reformasi Jilid Dua datang dari Gerakan Mahasiswa Kosgoro (Gema Kosgoro). Organisasi mahasiswa tersebut menilai berbagai persoalan nasional, mulai dari korupsi, penegakan hak asasi manusia (HAM), hingga kondisi ekonomi, membutuhkan perhatian serius pemerintah.


Wakil Ketua Umum DPN Gema Kosgoro, Agus Syafrudin, mengatakan meningkatnya keresahan masyarakat tidak bisa diabaikan. Menurutnya, sejumlah kasus korupsi yang melibatkan pejabat negara menjadi sinyal bahwa sistem pengawasan dan tata kelola pemerintahan perlu dievaluasi secara menyeluruh, Bogor, (11/6/26).


“Rakyat tentu berharap pemerintahan berjalan bersih dan berpihak kepada kepentingan publik. Karena itu, kasus-kasus korupsi yang muncul harus menjadi bahan evaluasi serius,” ujar Agus,

Baca Juga :  "Ketindihan": Kisah Horor dan Perjuangan di Tengah Ambisi


Selain isu korupsi, Gema Kosgoro juga menyoroti kondisi penegakan HAM yang dinilai memprihatinkan. Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus disebut sebagai peristiwa yang harus diusut tuntas secara transparan agar tidak mencederai prinsip keadilan dan demokrasi.


Di sektor ekonomi, Agus menilai masyarakat tengah menghadapi tekanan yang semakin berat. Fluktuasi pasar, melemahnya nilai tukar rupiah, serta berbagai tantangan ekonomi lainnya dinilai berdampak langsung terhadap kehidupan rakyat.
“Pemerintah harus hadir dengan langkah konkret untuk menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi daya beli masyarakat. Rakyat membutuhkan solusi nyata, bukan sekadar janji,” tegasnya.


Gema Kosgoro juga mengingatkan pentingnya ruang demokrasi yang sehat dengan membuka dialog dan menerima kritik dari masyarakat. Menurut Agus, kritik merupakan bagian penting dalam proses perbaikan kebijakan publik.
“Kritik bukan ancaman bagi pemerintah. Kritik adalah vitamin demokrasi yang justru diperlukan untuk memastikan jalannya pemerintahan tetap berada di jalur yang benar,” katanya.

Baca Juga :  CEO PLN Dan TNB Malaysia Jalin Kesepakatan Kerjasama Ketenagalistrikan Dan Kolaburasi Energi Transisi


Atas dasar itu, Gema Kosgoro mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat serta melakukan pembenahan nyata terhadap berbagai persoalan bangsa.

Organisasi tersebut menegaskan dukungannya terhadap Aksi Reformasi Jilid Dua apabila tuntutan perbaikan di bidang pemberantasan korupsi, penegakan HAM, dan pemulihan ekonomi tidak mendapat respons yang memadai dari pemerintah.
“Dukungan ini merupakan bentuk perjuangan konstitusional untuk menyuarakan kepentingan rakyat dan menjaga semangat reformasi tetap hidup,” pungkas Agus Syafrudin.

Redaksi.

Berita Terkait

Kartika Grup Tebar Kebaikan, 250 Porsi Makan Gratis Mengalir Setiap Hari
Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:26 WIB

Kartika Grup Tebar Kebaikan, 250 Porsi Makan Gratis Mengalir Setiap Hari

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Berita Terbaru