Selama 3 Tahun Terakhir, BP2MI Telah Menyelamatkan 10.760 Calon PMI TPPO

- Jurnalis

Sabtu, 27 Januari 2024 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Makasar.

Bertempat di Rinra Hotel Makassar, dalam rangka menguatkan Komitmennya, BP2MI menggelar acara Diskusi Publik bertajuk,” Perang Semesta Sikat Sindikat Penempatan Pekerja Migran Indonesia ” , Jum’at, 26/1/24.

Benny Rhamdani selaku Kepala BP2MI kembali menegaskan bahwa, Situasi penempatan PMI saat ini masuk kepada siaga darurat penempatan PMI Ilegal, dimana para mafia TPPO mengorbankan PMI yang rata-rata adalah kaum wanita.

” Kita perlu lakukan pendekatan yang bersifat Multidoors, pengenaan pasal TPPO, tindak Pidana Koorporasi, dan Money Laundry serta pasal lainnya kepada pelaku agar menimbulkan efek jera, sebab ini di garap secara sistematis , terorganisir, banyak pihak yang terlibat di dalamnya,” Ujar Benny di depan forum.

Baca Juga :  Grabcar Sediakan Armada Khusus Tenaga Medis Covid-19

Hadir pula dalam acara tersebut yang mewakili PJ.Gubernur Sulawesi Selatan dari pihak Disnakertrans provinsi serta anggota DPRD Sulsel dari komisi XI.

” BP2MI harus bergerak cepat lewat Satgas Sikat Sindikatnya untuk menjerat pelaku penempatan PMI secara ilegal,” Ujar Aliyah yang anggota DPRD dari komisi XI.

Baca Juga :  Bowo Setiyadi S.H dan Moh Agus Prasetiyo S.H Desak Polda Jateng Hukum Inisial L dan Sanksi Kode Etik

Seperti diketahui bersama, bahwa selama 3 tahun terakhir ini, BP2MI telah menyelamatkan 10.760 calon PMI yang akan di perdagangkan oleh jaringan TPPO.

” Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, kita harus bersinergi, berkolaborasi,pada kepentingan merah putih dan Republik tercinta ini, melindungi keselamatan PMI dari Ujung rambut sampai ujung kaki ketika berada di negara tempatnya bekerja,” Tutup Benny.

Redaksi.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru