Tragedi di Bekasi: Coran Tower Roboh, Satu Orang Tewas dan Lima Luka-Luka

- Jurnalis

Selasa, 28 Januari 2025 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Bekasi, 27 Januari 2025

Insiden memilukan terjadi di Jalan Mista Raya, Desa Karang Satria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin pagi (27/1/2025). Sebuah coran bangunan tower ambruk, menyebabkan satu pekerja meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka.

Komandan Regu Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar), Adhi Nugroho, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan mengenai ambruknya tower yang melibatkan tujuh pekerja. “Dua orang sempat tertimpa reruntuhan, lima lainnya selamat, tetapi ada yang mengalami luka cukup serius,” jelas Adhi.

Evakuasi korban meninggal masih berlangsung karena posisi korban terjepit di bawah reruntuhan coran. Petugas bekerja ekstra hati-hati mengingat kondisi struktur yang masih tidak stabil dan berisiko ambruk kembali.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Jabar Buka MTQ Ke-37 Tingkat Provinsi Di Sumedang

Keempat korban luka telah dilarikan ke RS Bella, sementara satu korban lainnya dirawat di RSUD setempat. Dua pekerja yang selamat kini dalam kondisi syok akibat trauma kejadian tersebut.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti ambruknya coran tersebut. Diduga ada kelalaian dalam proses konstruksi atau ketidakstabilan struktur bangunan.

Baca Juga :  Lebaran Bekasi 1000 Ketupat, Abah Anton : Jadikan Ajang Pluralisme untuk Bangun Silaturahmi dan Kebersamaan

Salah satu saksi mata, Rahman, menyebutkan bahwa sebelum kejadian, ia mendengar suara retakan diikuti ambruknya tower. “Suara keras sekali, saya langsung keluar dan melihat para pekerja berteriak meminta tolong,” katanya.

Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, terutama di sektor konstruksi. Pemerintah daerah diharapkan melakukan inspeksi ketat terhadap proyek-proyek pembangunan untuk mencegah kejadian serupa.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung. Semoga korban meninggal segera dievakuasi, dan pihak berwenang dapat mengungkap penyebab tragedi ini.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru