Kota Pintar atau Kota Siaga? Integrasi Smart City Dan Database Polri Sebagai Arsitektur Keamanan Masa Depan

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Jakarta.

Oleh:
Kompol Sandy Budiman alumni Akpol 2007, S2 KIK SKSG UI, Mahasiswa S3 sejarah FIB UI

Transformasi digital tak bisa lagi dipahami sebatas pemasangan CCTV dan ruang kendali berlayar besar. Smart city sejati bukan soal banyaknya kamera, melainkan kualitas integrasi data dan ketepatan pengambilan keputusan.
Di titik inilah integrasi sistem pengaman kota dengan database Polri menjadi krusial. Mandat tersebut sejatinya sejalan dengan fungsi Polri sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia: memelihara keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum, serta melindungi dan melayani masyarakat.
Tanpa integrasi, kamera hanya merekam peristiwa. Dengan integrasi, sistem mampu membaca pola.
Dari Reaktif ke Prediktif
Model keamanan konvensional bersifat reaktif: kejadian terjadi, laporan masuk, aparat bergerak. Smart city berbasis database Polri mendorong lompatan ke pendekatan prediktif:
Crime mapping berbasis heatmap risiko.
Analisis pola waktu dan modus operandi.
Risk scoring wilayah rawan.
Early Warning System untuk potensi gangguan kamtibmas.
Pendekatan ini dikenal sebagai data-driven policing—penempatan personel dan sumber daya berbasis analisis, bukan asumsi.
Bagi generasi milenial dan Gen Z yang hidup di era algoritma dan real-time system, pendekatan keamanan juga harus adaptif, cepat, dan presisi.
Manfaat Sistemik Lintas Lembaga
Untuk Polri
Respons lebih cepat dan terukur.
Pembuktian digital lebih kuat dalam proses penyidikan.
Penempatan patroli berbasis indeks kerawanan.
Untuk DPR
Evaluasi anggaran keamanan berbasis data objektif.
Dasar penyusunan regulasi keamanan dan perlindungan data.
Pengawasan kinerja berbasis indikator yang terukur.
Untuk Eksekutif
Integrasi keamanan dengan tata ruang, transportasi, dan kebijakan sosial.
Dashboard risiko sosial secara real-time.
Indikator kinerja kepala daerah berbasis indeks keamanan wilayah.
Keamanan tidak lagi menjadi isu sektoral, melainkan arsitektur tata kelola negara.
Garis Etis yang Tidak Boleh Dilanggar
Integrasi teknologi keamanan harus dibarengi penguatan tata kelola:
Enkripsi end-to-end.
Audit trail setiap akses data.
Prinsip minimalisasi data.
Pengawasan independen.
Kepatuhan pada perlindungan data pribadi.
Smart city tidak boleh berubah menjadi surveillance state. Keamanan harus berjalan seiring dengan perlindungan hak warga negara.
Menuju Arsitektur Keamanan Nasional
Integrasi smart city dengan database Polri bukan proyek infrastruktur biasa. Ia adalah desain ulang sistem keamanan nasional berbasis kolaborasi, data, dan akuntabilitas.
Polri menjadi lebih presisi.
DPR lebih berbasis bukti.
Eksekutif lebih terukur dalam kebijakan.
Kota pintar bukan yang paling terang oleh layar digital.
Ia adalah kota yang paling siap membaca risiko—dan paling tegas melindungi warganya di era digital.

Baca Juga :  Sat Resnarkoba Polres Metro Jakut Resmikan Kampung Bersinar di RW.001 Koja: Komitmen Bersama Perangi Narkoba

SB-007.

Redaksi.

Baca Juga :  Danrem 023/KS Resmikan Rumah Dinas Prajurit: “Dari Rumah Prajurit Lahir Masa Depan Bangsa”

Berita Terkait

Tidar Dan Niners Peduli Sumut Bekerjasama Dengan Alumni IPDN Memberikan Bantuan Terdampak Bencana Banjir Bandang.
War On Drugs For Humanity: Menguatkan Penegakan Hukum Dengan Pendekatan Kemanusiaan
Pemerintah Pusat Diminta Adil, Segera Mekarkan Provinsi Papua Utara
Ucapan Selamat HPN Yang Tulus, Meski Tanpa Kehadiran
Gejolak Desa Buniasih: Kades Mundur, Tito Purnomo Resmi Ditunjuk sebagai Plt.
Perlukah Pelaksanaan Hari Pers Nasional Dialihkan ke Dewan Pers?
Kompol Respati Lulus Terpilih Sespimmen Dikreg 66 TA 2026
Sukses Konser Tasik Berisik, Pembuktian Bahwa Tasikmalaya Juga Berbudaya Dan Aman

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:31 WIB

Tidar Dan Niners Peduli Sumut Bekerjasama Dengan Alumni IPDN Memberikan Bantuan Terdampak Bencana Banjir Bandang.

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:14 WIB

Kota Pintar atau Kota Siaga? Integrasi Smart City Dan Database Polri Sebagai Arsitektur Keamanan Masa Depan

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:11 WIB

War On Drugs For Humanity: Menguatkan Penegakan Hukum Dengan Pendekatan Kemanusiaan

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:00 WIB

Pemerintah Pusat Diminta Adil, Segera Mekarkan Provinsi Papua Utara

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:56 WIB

Ucapan Selamat HPN Yang Tulus, Meski Tanpa Kehadiran

Berita Terbaru

Berita

Ucapan Selamat HPN Yang Tulus, Meski Tanpa Kehadiran

Selasa, 10 Feb 2026 - 12:56 WIB