zonapers.com, Banjarmasin
Polda Kalimantan Selatan memusnahkan 172,5 kilogram sabu dan 556 butir ekstasi hasil pengungkapan 26 kasus narkotika,Sabtu (08/08/2026).
Polisi mengungkap 26 kasus tersebut sepanjang 24 Mei hingga 21 Juli 2026 dengan menangkap 39 tersangka.
Selanjutnya, petugas menghancurkan sebagian barang bukti menggunakan blender sebelum memusnahkan seluruh narkotika melalui incinerator.
Langkah tersebut sekaligus mempertegas komitmen Polda Kalimantan Selatan dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.
Berdasarkan perhitungan kepolisian, pengungkapan 26 kasus tersebut menyelamatkan sekitar 863 ribu jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.
Selain itu, polisi memperkirakan pengungkapan tersebut memutus perputaran uang ilegal sekitar Rp311 miliar dari bisnis narkotika.
Tak hanya itu, kepolisian memperkirakan pengungkapan tersebut menghemat potensi biaya rehabilitasi pengguna narkotika hingga sekitar Rp4,3 triliun.
Namun, polisi juga menemukan hampir 32 kilogram sabu yang diduga berkaitan dengan jaringan narkotika internasional Fredy Pratama.
Temuan tersebut menunjukkan jaringan narkotika internasional masih mengancam masyarakat dan membutuhkan penindakan serta kerja sama antarlembaga.
Karena itu, polisi terus mengembangkan perkara untuk membongkar pemasok, pengendali, jaringan distribusi, serta aliran dana kejahatan narkotika.
Selain mengejar pelaku lapangan, polisi juga menelusuri struktur jaringan agar pemberantasan narkotika menjangkau aktor utama.
Dengan demikian, pemusnahan narkotika tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah konkret melindungi masyarakat.
Setiap kilogram sabu yang polisi gagalkan berpotensi mencegah ketergantungan, gangguan kesehatan, kriminalitas, dan kerusakan masa depan generasi muda.
Karena itu, Polda Kalimantan Selatan terus mempersempit ruang gerak jaringan narkotika melalui penindakan konsisten dan berkelanjutan.
Melalui langkah tersebut, polisi tidak hanya mengejar tersangka, tetapi juga membongkar jaringan serta sumber pendanaan bisnis narkotika.
Pemusnahan 172,5 kilogram sabu dan 556 butir ekstasi akhirnya mengirim pesan tegas bahwa polisi terus menghantam peredaran narkotika.
pewarta : Ujs



































































