Cak Imin Ikut Melepas CPMI Ke Korea Binaan BP2MI

- Jurnalis

Selasa, 20 September 2022 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Jakarta.

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, bersama Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Muhaimin Iskandar  ( Cak Imin ) melepas sebanyak 488 Pekerja Migran Indonesia (PMI) program Government to Government (G to G) Korea Selatan di Hotel El Hotel Royale Jakarta, Senin, 19/9/22.

Benny menyampaikan nazarnya atas para PMI, ” Negara ini berhutang besar kepada Pekerja Migran Indonesia. Dan saya bernazar, sedikit demi sedikit membayar hutang kepada Pekerja Migran Indonesia. Hutang itu dibayar dengan merubah mindset dan cara pandang penyelenggara negara, merubah cara pandang publik, yang dulu saat menyebut TKI (Tenaga Kerja Indonesia) atau PMI, seolah-olah mereka dianggap sebagai pekerja rendahan,” Ujar Benny ketika membuka acara.

Benny pun meyakinkan, bahwa para PMI yang hadir di hadapannya merupakan orang-orang hebat, yang layak mendapatkan perlakuan hormat negara. Salah satunya berupa pelepasan yang digelar di hotel berbintang ini.

Baca Juga :  Prajurit Yonmarhanlan III TNI AL Berbagi Kasih dengan Pekerja Pengupas Kerang di Desa Binaan

“Mereka yang bekerja resmi, kalian orang-orang hebat, orang terdidik, mengikuti pelatihan, memiliki kompetensi, keahlian, keterampilan, kemampuan berbahasa, sehingga kalian menurut kami, BP2MI adalah duta negara yang layak mendapatkan perlakuan hormat negara seperti ini,” Ungkapnya.

Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar,menuturkan pula bahwa, ” Prosentase devisa yang dihasilkan oleh PMI, dengan anggaran negara yang keluar untuk melayani PMI, masih belum seimbang. Oleh karena itu, menurutnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus dapat mendukung sebanyak-banyaknya bagi PMI.” Ujarnya.

“Oleh karena itu, perhatian pemerintah kepada PMI, saya setuju Pak Benny, APBN harus betul-betul memberi dukungan sebanyak-banyaknya bagi PMI kita yang bekerja di luar negeri. Dengan demikian, maka diplomasi menjadi bagian dari tugas negara untuk mencari penempatan yang baik,” Lanjut Cak Imin.

Ia menambahkan, selama ini masih banyak yang salah paham, dengan mengira BP2MI sebagai lembaga yang parsial.

” Semua masih salah paham. Dikira ini lembaga parsial yang tidak terlalu signifikan. Sehingga kadang-kadang anggaran kita sangat terbatas. Oleh karena itu, ini lembaga yang sangat penting untuk keselamatan dan nama baik bangsa kita, maka kompetensi tenaga kerja kita harus ditingkatkan. Fasilitas dan sarana dukungan negara kepada pekerja migran juga harus meningkat,” Tegas Muhaimin.

Baca Juga :  Pj Bupati Sumedang Dorong PDAM Tirta Medal Perluas Jaringan dan Optimalkan Layanan Air Bersih

Wakil Ketua DPR RI tersebut pun menegaskan perlunya dipahami para penentu anggaran, seperti Kementerian Keuangan, Badan Anggaran, serta komisi yang menaungi di DPR, untuk betul-betul memperhatikan BP2MI.

Pada agenda ini dilepas sebanyak 437 PMI sektor manufaktur, serta 51 PMI sektor perikanan. Adapun terhitung Desember 2021 hingga gelombang ini, sebanyak 7.748 PMI telah dilepas keberangkatannya ke Korea Selatan.

Kegiatan pelepasan ini juga di hadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Rina Prihtyasmiarsi Soewarno, serta Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Didi Sumedi.

Pewarta : Hans Montolalu.

Berita Terkait

Layani Masyarakat Dengan Respon Cepat, Polisi Kembalikan Barang Bukti Kendaraan Secara Gratis Kepada Pemilik.
BPD Burangkeng Jadi Sorotan, Pilkades Memanas Picu Dualisme Panitia
HUT RI ke-81 di Kampung Cibungkul Meriah, Warga Nikmati Hiburan Musik dan Kebersamaan
Puluhan Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polisi.
Puskesmas Tanah Masa Hadir di SDN 075077 Bawo Ofuloa, Vaksinasi Siswa Berlangsung Tertib dan Aman.
Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026
Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026
Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Layani Masyarakat Dengan Respon Cepat, Polisi Kembalikan Barang Bukti Kendaraan Secara Gratis Kepada Pemilik.

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:44 WIB

BPD Burangkeng Jadi Sorotan, Pilkades Memanas Picu Dualisme Panitia

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:50 WIB

HUT RI ke-81 di Kampung Cibungkul Meriah, Warga Nikmati Hiburan Musik dan Kebersamaan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Puluhan Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polisi.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Puskesmas Tanah Masa Hadir di SDN 075077 Bawo Ofuloa, Vaksinasi Siswa Berlangsung Tertib dan Aman.

Berita Terbaru