Cluster Bukit Nirmala PIK 3 Diduga Jadi Lokasi Penyimpanan 155 Etomidate, Polisi Masih Kembangkan Kasus

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers.com, Jakarta.

Pengembangan kasus dugaan peredaran obat keras yang melibatkan seorang sopir pribadi ( Ai, 26 th ) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 3, Jakarta Utara, terus dilakukan aparat kepolisian.
Dalam Operasi Nila Jaya 2026, Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Utara sebelumnya mengamankan seorang pria yang diduga membawa sekitar 155 pcs obat jenis Etomidate, Selasa, ( 29/9/26 ).

Dari pengembangan penyelidikan, aparat disebut tengah menelusuri lokasi yang diduga berkaitan dengan penyimpanan obat tersebut.

Berdasarkan penelusuran dan informasi yang dihimpun wartawan zonapers.com dari sejumlah sumber, pria yang diamankan tersebut diduga bekerja sebagai sopir pribadi di lingkungan Cluster Bukit Nirmala, PIK 3.

Baca Juga :  Kapolresta Cirebon Beri Penghargaan kepada Personel Berprestasi, Tekankan Pelayanan Terbaik Jelang Nataru

Salah seorang warga yang mengaku mengenal terduga menyebutkan, selama berada di lingkungan tersebut, Ai itu dikenal berperilaku baik dan tidak menunjukkan aktivitas yang mencurigakan.

“Betul pak, terduga memang bekerja sebagai sopir di situ. Namun selama kami kenal, dia berkelakuan baik dan tidak ada yang aneh-aneh,” ujar seorang tetangga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Informasi mengenai Cluster Bukit Nirmala yang diduga berkaitan dengan tempat penyimpanan tersebut masih dalam tahap pendalaman. Belum ada keterangan resmi yang menyatakan bahwa lokasi tersebut merupakan tempat penyimpanan obat yang dimaksud.

Baca Juga :  Program “Pemred Sahabat Desa” Resmi Diluncurkan di Bandung

Sementara itu, jajaran Satres Narkoba Polres Jakarta Utara masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang diamankan guna mengungkap asal-usul barang, jaringan peredaran, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan dan pengembangan kasus masih berlangsung. Asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan sampai adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap.

Redaksi

Berita Terkait

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur
Jend.TNI ( P ) Dudung Abdurahman Didaulat Sebagai Puun Ageung Bapa Gede Panglima Utama Majelis Tritangtu Sunda Sabuana
Pesta Jagung, Peluncuran Lagu Ithonkrock-007, dan Pembukaan Elang Waterplay Meriahkan Tasikmalaya
Sumedang Utara Juara Piala Dony Yoshua U-21, Bawa Pulang Hadiah Rp50 Juta
Bertepatan dengan HUT ke-75 Prabowo Subianto, Koperasi ASN Kota Bogor Luncurkan OKEL

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Pesta Jagung, Peluncuran Lagu Ithonkrock-007, dan Pembukaan Elang Waterplay Meriahkan Tasikmalaya

Berita Terbaru