Dampingi Pemakaman PDP, Ini Pesan Batuud Koramil 13/Karangawen

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2020 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers.com,Demak – Lagi-lagi, PDP asal Kecamatan Karangawen meninggal dunia. Pria berusia 56 tahun ini dimakamkan dengan protokoler pemakamanan jenazah Covid di TPU Dukuh Singopadu, Desa Sidorejo, Kamis (23/07/2020).

Menurut informasi di lapangan, almarhum pada hari Rabu malam (22/07) pukul 21.30 WIB dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga dengan keluhan demam dan sesak nafas. Almarhum sebelumnya sudah menderita penyakit typus dan bronchitis. Kamis pagi tadi sekitar pukul 06.45 WIB, pria yang berprofesi sebagai pengajar ini dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga :  Analisa Dunia Ghoib Tentang Kondisi Indonesia 2024 Menurut Aki Gorilla

Setelah dilakukan pemulasaran jenazah dengan protokol Covid-19, sekitar pukul 10.30 WIB, jenazah almarhum dibawa ke Desa Sidorejo dengan mobil ambulance untuk dilakukan pemakaman.

“Sesampainya disini, di TPU Dukuh Singopadu, jenazah almarhum langsung dimakamkan. Tentunya dengan pendampingan dari tim medis DKK Demak, Puskesmas Karangawen I, Koramil dan Polsek Karangawen,” ungkap Peltu Sudarman, Batuud Koramil 13/Karangawen mewakili Danramil dilokasi pemakaman.

Baca Juga :  Sumbangsih Pembangunan Jembatan Oleh Kaum Aktifis Lingkungan Di Tasikmalaya, Patut Di Acungi Jempol

Sudarman menambahkan, untuk tes Swab almarhum masih menunggu pihak Rumah Sakit. Dirinya meminta agar warga tidak berasumsi sendiri tentang status almarhum. Sehingga tidak menyebabkan beban moral bagi keluarga almarhum.

“Saya himbau agar warga tidak menyimpulkan sendiri tentang almarhum. Apakah positif Covid atau tidak. Yang terpenting, masing-masing individu tetap mematuhi protokol kesehatan, guna menekan angka penyebaran virus yang bersumber dari China ini,” tuturnya.

Rep,adjie

Berita Terkait

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Hukum sebagai Panglima, Bukan Panglima yang Menghukum
Irjen Pol ASEP SAFRUDIN Resmi Emban Amanah Kabareskrim, Ketum FRIC: Kami Siap Berdiri Bersama Polri.
FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT
Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara.
Fenomena K-Pop Menguasai Dunia,Bagaimana Potensi Indonesia?Catatan Hendry Ch Bangun (FWK).
Menunggu Kabar Baik Catatan Hendry Ch Bangun (FWK)

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Hukum sebagai Panglima, Bukan Panglima yang Menghukum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Irjen Pol ASEP SAFRUDIN Resmi Emban Amanah Kabareskrim, Ketum FRIC: Kami Siap Berdiri Bersama Polri.

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:57 WIB

FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT

Berita Terbaru