Di Duga Rendahkan Profesi Wartawan, Oknum Kades Ciamis Ujung Ujungnya Minta Maaf, Jurnalis : ” Tato Boleh Gagah, Berani Tantang Kami, Baiklah.”

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 00:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana mendadak ricuh di Gedung Olahraga Desa Sadananya, Ciamis, Sabtu (22/11/25), ketika seorang oknum Kepala Desa tiba-tiba melontarkan teriakan yang dianggap melecehkan profesi wartawan Indonesia. Ucapan itu sontak menggemparkan hadirin, terekam kamera, dan dalam hitungan jam langsung viral di media sosial.

Oknum Kades berinisial AR, yang belakangan diketahui menjabat sebagai Kepala Desa Mekarmukti, terdengar lantang menantang wartawan agar “datang ke kantor desa” sembari melontarkan ucapan bernada merendahkan profesi jurnalistik. Publik pun langsung bertanya-tanya: ada apa dengan Kades ini?

Viral—Wartawan Geram, Organisasi Pers Bergerak

Begitu videonya beredar, reaksi keras bermunculan dari berbagai daerah. Beberapa organisasi kewartawanan bahkan menyatakan tidak menerima permintaan maaf begitu saja, dan menilai ucapan AR telah merusak martabat profesi yang dilindungi undang-undang.

Suasana semakin panas ketika pernyataan tegas datang dari para jurnalis yang sedang meliput di Polda Metro Jaya.

“Jangan mentang-mentang bertato terus berani merendahkan profesi. Beraninya cuma di kandang! Kalau mau, piknik ke Jakarta, Pak Kades. Kami nggak mundur karena tatomu,” tegas Agus, wartawan Nasionalnews, disambut sorakan setuju para jurnalis lainnya.

Hatman, wartawan lain yang juga merasa tersinggung, menambahkan:

“Begitu viral, langsung mewek-mewek minta maaf.”

Komentar-komentar itu menambah panas suasana dan memperlebar gelombang reaksi warganet.

Baca Juga :  Negara Belum Maksimal Untuk Memberikan Hak Pemenuhan Korban Kekerasan Seksual

Ujungnya: Kades Minta Maaf

Tak lama setelah aksi dan pernyataannya jadi tontonan publik, Kades AR akhirnya muncul di hadapan kamera untuk mengklarifikasi dan meminta maaf. Ia mengaku tidak bermaksud menantang seluruh wartawan Indonesia.

Namun permintaan maaf itu tidak serta-merta meredam kemarahan. Banyak kalangan menyebut tindakan AR sebagai bentuk arogansi pejabat desa, dan beberapa pihak bersiap membawa kasus ini ke ranah hukum.

Baca Juga :  Benny Rhamdani Beri Arahan Tegas Kepada Petugas P4MI Di Bandara Soetta

Potensi Berlanjut ke Meja Hijau

Sejumlah organisasi wartawan menilai ucapan AR termasuk tindakan yang dapat:

merendahkan profesi yang dilindungi UU Pers,

memicu ketegangan antara pejabat desa dan insan media,

serta berpotensi masuk kategori tindak pidana jika dianggap menghalangi kerja jurnalistik.

Mereka menegaskan bahwa permintaan maaf tidak menghapus konsekuensi hukum.


Gelombang Reaksi Warganet

Di media sosial, warganet terus memperbincangkan video insiden ini. Banyak yang menilai Kades AR mengundang masalah sendiri, sementara sebagian lain menilai konflik ini menunjukkan adanya ketegangan lama antara aparat desa dan oknum yang mengaku wartawan.

Terlepas dari itu, satu hal pasti: nama Kades AR kini terlanjur viral, dan kasus ini tampaknya belum akan berhenti dalam waktu dekat.

Redaksi.

Berita Terkait

Danrem 023/KS Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI AD di Pulau Nias.
Masyarakat Cireundeu Cimahi, Punya Wilayah Adat Tapi Belum Punya Tanah Ulayat .
Kepala Desa Hale Baluta Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk Warga
HUT Ke 76 Kodam I/BB, Korem 023/KS Laksanakan Ziarah Rombongan Anjangsana Dan Syukuran
Wali Kota Jakbar Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Gandeng YPHMI dan KAI DKI Jakarta
Membangun Citra Diri Profesional Melalui Media Digital Yang Ramah Disabilitas
Ironis! Belum Pernah Difungsikan,Puskesdes di Baruyu Sidombua Desa Bawo Ordua Sudah Mengalami Kerusakan
Wartawan Senior Tatang Suherman Diperiksa, Kasus Dana Rp1 Miliar Persib dari KDM Masuki Babak Baru

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:57 WIB

Danrem 023/KS Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI AD di Pulau Nias.

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:41 WIB

Masyarakat Cireundeu Cimahi, Punya Wilayah Adat Tapi Belum Punya Tanah Ulayat .

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:21 WIB

Kepala Desa Hale Baluta Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk Warga

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:13 WIB

HUT Ke 76 Kodam I/BB, Korem 023/KS Laksanakan Ziarah Rombongan Anjangsana Dan Syukuran

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:34 WIB

Wali Kota Jakbar Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Gandeng YPHMI dan KAI DKI Jakarta

Berita Terbaru