FRIC Awasi Dugaan BBM Ilegal di Sumedang, Desak APH Bertindak Tegas

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers.com, Sumedang

Dugaan distribusi dan perdagangan BBM ilegal kembali menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Sumedang.

Karena itu, Sekjen DPP FRIC H. Deden Hardening bersama Ketua DPC FRIC Sumedang M. A. Rahmat Setiawan memulai pemantauan lapangan.

Mereka menghimpun informasi untuk mendukung pengawasan sosial sekaligus mendorong penegakan hukum yang profesional dan transparan.

Selain itu, mereka menyoroti potensi kerugian negara, gangguan tata niaga migas, serta ancaman terhadap keselamatan masyarakat.

H. Deden Hardening menegaskan pelaku penimbunan, pengoplosan, pengangkutan tanpa izin, dan penyalahgunaan BBM bersubsidi wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menurutnya, aparat penegak hukum perlu menindak setiap dugaan pelanggaran berdasarkan bukti yang sah tanpa membedakan siapa pun.

Baca Juga :  Jumat Curhat, Kapolres Sumedang Sambangi Warga Kelurahan Kota Kulon Sumedang Selatan

Sementara itu, M. A. Rahmat Setiawan menyampaikan FRIC menerima berbagai informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas distribusi BBM yang mencurigakan.

Namun, FRIC terlebih dahulu memverifikasi setiap informasi sebelum mengambil sikap atau menyampaikan kesimpulan kepada publik.

Selanjutnya, tim investigasi FRIC mengedepankan asas praduga tak bersalah selama proses pengumpulan data berlangsung.

Oleh karena itu, FRIC tidak menyebut identitas individu maupun badan usaha sebelum aparat mengungkap fakta melalui penyelidikan resmi.

FRIC menegaskan seluruh pemantauan bertujuan membantu pengawasan sosial demi melindungi kepentingan masyarakat.

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi mengatur sanksi pidana bagi penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.

Baca Juga :  Kasus Sambo: Anomali Vonis Hakim Atas Hendra-Agus, Konspirasi Pengadilan Medsos

Di sisi lain, pemerintah terus memberantas penyelundupan, penimbunan, pengoplosan, serta penyalahgunaan distribusi BBM yang merugikan negara.

Sepanjang 2026, Polri mencatat ratusan perkara kejahatan migas, termasuk penyalahgunaan BBM bersubsidi yang memasuki proses hukum.

CyberTipikor menyampaikan pemberitaan ini sebagai fungsi kontrol sosial tanpa menyimpulkan pelanggaran hukum oleh pihak tertentu.

Selanjutnya, aparat penegak hukum berwenang mengusut setiap dugaan pelanggaran berdasarkan fakta, bukti, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Terakhir, CyberTipikor membuka hak jawab dan hak koreksi bagi seluruh pihak sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Langkah tersebut menjaga keseimbangan informasi sekaligus memperkuat pemberitaan yang akurat, profesional, berimbang, dan bertanggung jawab.

Pewarta : Ujs

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru