Gubernur Jawa Barat Resmikan Sumedang Creative Center 

- Jurnalis

Selasa, 21 Juni 2022 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.com, Sumedang – Keberadaan gedung Pusat Creative Center Sumedang hendaknya membuat rindu para pengunjung dan penghuninya sehingga harus dipelihara dan dikelola secara ‘istimewa’.

Demikian disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meresmikan Gedung Sumedang Creative Center (SCC), Senin (20/6/22).

“Gedung ini jangan diperlakukan seperti gedung pemerintahan. Tapi gedung ini harus “bikin kangen”. Artinya atur waktu seluas-luasnya sehingga daripada anak-anak muda nongkrong tidak jelas, mendingan mongkrongnya di Creative Center,” ujarnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan dirinya turut berbahagia karena sudah memulai kembali kegiatan berdinas sebagai Gubernur setelah cuti dengan meresmikan Gedung Creative Center.

“Saya merasa bahagia karena memulai kegiatan kedinasan dengan meresmikan tempat yang istimewa ini. Ini sudah sangat ditunggu-tunggu oleh anak-anak muda, khususnya di Sumedang,” ucapnya.

Menurut Ridwan Kamil, gedung tersebut merupakan investasi yang hasilnya akan dipanen diwaktu yang secepat-cepatnya.

“Gedung Creative Center ini adalah investasi. Hasilnya memang belum dilihat sekarang, tapi akan dipanen di waktu yang secepat-cepatnya,” katanya.

Ia juga menuturkan, kreatifitas anak-anak muda yang selama ini tercerai-berai akan dikumpulkan di tempat tersebut untuk saling menginsfirasi.

Baca Juga :  Hadiri Lailatul Ijtima’, Cara Pererat Silaturahmi Babinsa Ngaji Dengan Warga

“Nanti akan dikumpulkan disini untuk saling menginsfirasi. Jadi jika ingin jadi pintar, bergaulah dengan orang-orang pintar. Jika ingin kreatif, bergaulah dengan orang-orang kreatif,” ungkapnya.

Ridwan Kamil berharap akan muncul pemuda-pemuda Sumedang yang mendunia oleh karya dan kreatifitasnya dari gedung tersebut.

“Saya menunggu karya-karya kreatif dari anak-anak muda Sumedang. Saya tunggu orang-orang hebat lulusan dari Gedung Creative Center ini,” tuturnya.

Ridwan Kamil juga menambahkan, negara harus memfasilitasi proses kreatif anak muda, mulai dari ekosistemnya, mengajak, mempromosikan, dan memfasilitasi pembiayaan kemudian membantu menjualnya.

“Nanti akan muncul pemuda-pemuda Sumedang yang mendunia dan membanggakan karena kita butuh anak-anak muda yang tumbuh oleh negara yang hadir,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengungkapkan, dibangunnya Gedung Creative Center tersebut merupakan bukti perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap Kabupaten Sumedang.

“Banyak sekali perhatian dari pemerintah provinsi yang telah diberikan kepada Kabupaten Sumedang. Salah satunya hari ini peresmian Gedung Creative Center,” ucapnya.

Baca Juga :  Kapolsek Koja Gelar Program "Ngopi Kamtibmas" untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

Bupati menyebutkan, Gedung Creative Center merupakan salah satu program strategis Provinsi Jawa Barat yang mana di setiap Kabupaten/Kota terdapat Gedung Creative Center.

“Gedung ini akan menjadi wadah atau wahana untuk mengaktualisasikan seluruh potensi kreatif masyarakat, terkhusus anak-anak milenial dan zilenial. Semuanya terwadahi untuk mengekspresikan seluruh minat, bakat, dan hobinya,” ungkapnya.

Dikatakan Bupati, gedung tersebut akan dimanfaatkan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin serta difungsikan secara aktif.

“Amanat ini sebagai tanggung jawab kami bersama dengan komponen para pelaku kreatif untuk difungsikan dengan sebaik-baiknya. Pada akhirnya akan berdampak pada ekonomi kreatif di Sumedang dan bermuara pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dijelaskan Bupati terdapat 17 sub sektor ekonomi kreatif mulai dari arsitektur, foto, film, seni tari, seni pertunjukan, seni musik, dan yang lainnya.

“Manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Hidupkan tempat ini. Tidak ada satu haripun tanpa kegiatan di tempat ini Karena wujud rasa sukur atas bantuan ini yaitu memanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru