Jawa Barat Darurat Korupsi: Aktivis dan Wartawan Serbu KPK, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Bupati

- Jurnalis

Sabtu, 23 November 2024 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Jakarta

Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diguncang aksi keras puluhan aktivis dan wartawan, Jumat pagi (22/11). Mengusung tema “Jawa Barat Darurat Korupsi”, LSM Tuar Bersatu dan Jurnalis Peduli Jawa Barat menyerahkan bukti-bukti dugaan korupsi yang menyeret sejumlah kepala daerah, termasuk dari Kabupaten Bandung, Sumedang, dan Cianjur.

“Kami muak dengan korupsi yang terus terjadi di Jawa Barat!” seru Anep Saefuloh, Ketua DPC Tuar Bersatu Kota Bandung, saat memimpin aksi. Ia dengan lantang menyampaikan lima tuntutan kepada KPK, di antaranya percepatan penanganan kasus, pengawasan ketat menjelang Pilkada 2024, dan pelibatan aktif masyarakat untuk melaporkan tindak korupsi.

“Sejak 2004, Jawa Barat memegang rekor daerah dengan tingkat korupsi tertinggi. Ini memalukan! Kami mendesak KPK untuk bertindak nyata, bukan sekadar retorika,” tegas Anep.

Baca Juga :  Polres Metro Jakarta Utara Gelar Apel Besar untuk Amankan Pilkada Serentak 2024

Dalam orasinya, para aktivis menyindir besarnya anggaran yang digelontorkan untuk KPK, namun dianggap belum sebanding dengan hasil pemberantasan korupsi. “Kinerja KPK harus lebih tajam dan berdampak. Kalau tidak, kepercayaan masyarakat akan hilang!” ujar Novi Nurdiansyah, SE, salah satu perwakilan wartawan.

Ia menambahkan bahwa Pilkada mendatang harus bersih dari politik uang dan kandidat dengan catatan hitam. “Rakyat Jawa Barat tidak butuh pemimpin korup. Kami butuh perubahan nyata!” tambahnya.

Madun Hariyadi, perwakilan DPP Gerakan Penyelamat Harta Negara Republik Indonesia (GPHN-RI), mendukung penuh aksi ini. Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi membutuhkan kolaborasi erat antara masyarakat, lembaga hukum, dan organisasi sosial.

“Hanya dengan kekompakan, kita bisa menghentikan para perusak negeri ini. Jika KPK gagal, kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum akan semakin terpuruk,” ujarnya.

Baca Juga :  Prajurit Hiu Perkasa Kawal Pelepasan Kapal Perang Australia HMAS ADELAIDE (L01)

Hingga berita ini diturunkan, salah satu pelapor masih menjalani pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Gedung KPK. Aksi ini menjadi momentum penting bagi KPK untuk membuktikan komitmen mereka dalam memberantas korupsi.

Jawa Barat kini berada di persimpangan: menjadi contoh sukses pemberantasan korupsi atau tenggelam dalam kekecewaan publik yang lebih dalam. “Ini saatnya KPK bertindak atau kehilangan legitimasi. Kami tidak akan berhenti sampai keadilan ditegakkan,” tutup Anep sebelum meninggalkan lokasi.

Aksi ini menjadi peringatan keras bagi para pejabat korup di Jawa Barat: masyarakat tidak lagi tinggal diam.

Pewarta; Ujs

Berita Terkait

Danrem 023/KS Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI AD di Pulau Nias.
Masyarakat Cireundeu Cimahi, Punya Wilayah Adat Tapi Belum Punya Tanah Ulayat .
Kepala Desa Hale Baluta Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk Warga
HUT Ke 76 Kodam I/BB, Korem 023/KS Laksanakan Ziarah Rombongan Anjangsana Dan Syukuran
Wali Kota Jakbar Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Gandeng YPHMI dan KAI DKI Jakarta
Membangun Citra Diri Profesional Melalui Media Digital Yang Ramah Disabilitas
Ironis! Belum Pernah Difungsikan,Puskesdes di Baruyu Sidombua Desa Bawo Ordua Sudah Mengalami Kerusakan
Wartawan Senior Tatang Suherman Diperiksa, Kasus Dana Rp1 Miliar Persib dari KDM Masuki Babak Baru
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:57 WIB

Danrem 023/KS Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI AD di Pulau Nias.

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:41 WIB

Masyarakat Cireundeu Cimahi, Punya Wilayah Adat Tapi Belum Punya Tanah Ulayat .

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:21 WIB

Kepala Desa Hale Baluta Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk Warga

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:13 WIB

HUT Ke 76 Kodam I/BB, Korem 023/KS Laksanakan Ziarah Rombongan Anjangsana Dan Syukuran

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:34 WIB

Wali Kota Jakbar Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Gandeng YPHMI dan KAI DKI Jakarta

Berita Terbaru