Kapolda Papua Kerahkan Satgas Operasi Damai Cartenz untuk Kejar Pelaku Kekerasan Bersenjata di Yalimo

- Jurnalis

Jumat, 10 Januari 2025 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Jayapura, 10 Januari 2025

Insiden kekerasan bersenjata yang terjadi di Yalimo, Papua Pegunungan, pada 8 Januari 2025, telah menelan korban dari kalangan warga sipil. Aksi ini diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan mendapat respons tegas dari aparat kepolisian.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige Renwarin, telah memerintahkan pengerahan Satgas Operasi Damai Cartenz untuk mengejar para pelaku dan memulihkan keamanan di wilayah tersebut.

Peristiwa penembakan ini terjadi di wilayah Yalimo, mengakibatkan dua warga sipil menjadi korban. Identitas kelompok pelaku masih dalam proses pendalaman, dengan dugaan kuat bahwa mereka adalah bagian dari KKB yang aktif di daerah tersebut.

Baca Juga :  Kejuaraan Motorcross Piala Pangdam I/BB Cup 2023 Di Tutup Oleh Danrem 023/KS

“Kami akan memastikan bahwa pelaku kekerasan ini segera ditangkap dan hukum ditegakkan. Langkah ini juga bertujuan untuk mencegah teror lebih lanjut terhadap masyarakat,” kata Kapolda Papua dalam keterangannya.

Satgas Operasi Damai Cartenz telah diterjunkan untuk melakukan operasi pengejaran, penyelidikan mendalam, dan pengamanan di area yang rawan konflik. Aparat juga tengah memverifikasi apakah kelompok tersebut berasal dari wilayah Yalimo atau merupakan kelompok pendatang.

Irjen Pol. Patrige menegaskan bahwa Polri berkomitmen penuh untuk memulihkan rasa aman di tengah masyarakat. “Kami mendatangkan Satgas Operasi Damai Cartenz agar penyelesaian kasus ini lebih efektif dan masyarakat kembali merasa aman,” tegasnya.

Baca Juga :  Arahan Wakapolres Metro Jakarta Utara: KRYD untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Operasi pengejaran masih berlangsung dengan fokus pada penangkapan pelaku, pengamanan warga, dan menciptakan stabilitas di wilayah Papua Pegunungan. Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.

Dengan upaya yang intensif, pihak kepolisian berharap dapat segera mengakhiri ancaman dari kelompok-kelompok bersenjata yang meresahkan masyarakat di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru