Kolaborasi PWI dan HNSI: Wujudkan Kesejahteraan Nelayan dan Pembangunan Masyarakat Pesisir

- Jurnalis

Jumat, 15 November 2024 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Sentul, Jawa Barat

Dalam langkah strategis yang penuh harapan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang diadakan pada Kamis malam, 14 November 2024, di Lorin Hotel, Sentul. Kesepakatan ini menjadi tonggak baru untuk memberdayakan masyarakat pesisir melalui berbagai program pendidikan, publikasi, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Ketua Umum HNSI, Laksamana TNI Purn. Sumardjono, memimpin langsung acara penandatanganan MoU bersama Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun. Dalam sambutannya, Sumardjono menegaskan pentingnya kolaborasi ini sebagai jembatan antara pemerintah dan para nelayan.

“Banyak nelayan yang masih berjuang di bawah garis kesejahteraan. Kami hadir untuk memperjuangkan agar mereka mendapat perhatian dan dukungan layak dari pemerintah,” ujar Sumardjono, yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut. Kerja sama ini diyakini akan membawa harapan baru untuk lebih mengangkat taraf hidup nelayan di Indonesia.

Pernyataan tegas juga disampaikan Ketua Dewan Penasihat HNSI, Tinton Soeprapto, yang berharap kerja sama ini tidak hanya sekadar wacana. “Kami berharap ini bukan hanya sekedar MoU di atas kertas, tapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi nelayan kita. Harus ada tindakan nyata,” katanya penuh semangat.

Baca Juga :  Danrem 023/KS Hadiri Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI Di Kota Sibolga.

PWI, sebagai lembaga pers terkemuka, berkomitmen untuk turut ambil bagian dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung inisiatif ini dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat pesisir melalui program-program yang tengah disusun bersama tim khusus.

“PWI mendukung segala inisiatif yang berdampak positif bagi bangsa dan negara. Kami siap untuk berperan dalam setiap program yang akan dibahas lebih lanjut, demi kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir,” jelas Hendry.

Di samping itu, pada acara yang sama, Induk Koperasi Nelayan Sejahtera (Inkonera) juga mengukuhkan kerja sama dengan LSP TRK, sebuah lembaga sertifikasi. Ketua Inkonera, Imam Supriyadi, bersama Jerry Marmen dari LSP TRK, menandatangani MoU yang bertujuan meningkatkan kompetensi nelayan melalui sertifikasi di berbagai bidang seperti kecakapan operasional dan teknis permesinan.

Baca Juga :  Pemda Sumedang Rayakan HUT ke-53 Korpri dengan Semangat Kebersamaan dan Penghargaan

Kerja sama ini diharapkan dapat membangun kompetensi dan profesionalisme nelayan Indonesia, sehingga mampu bersaing di pasar global dan memberikan kontribusi lebih pada sektor perikanan nasional.

Acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh dari setiap organisasi, termasuk Sekjen PWI Pusat Iqbal Irsyad, Bendahara Umum M. Nasir, Ketua Dewan Pakar Sayid Iskandarsyah, dan Ketua Bidang Kerja Sama Tundra Meliala. Dari HNSI, hadir pula Sekjen Anton Leonard dan para pengurus inti, serta dari Inkonera dihadiri Sekretaris Winarso dan Bendahara Hengky Effendy.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem masyarakat pesisir serta mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor kelautan dan perikanan. Sinergi ini menjadi harapan bagi peningkatan taraf hidup nelayan dan pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat pesisir.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru