Merasa Tidak Dianggap Oleh Binamarga Kab. Pati, Warga : Jalan Desa Payang Ada Sejak Nenek Moyang

- Jurnalis

Jumat, 17 Juni 2022 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.com. Pati – Jumat 17 Juni 2022 Pemerintah Desa Payang kecamatan Pati Kota, kabupaten Pati, jalan dari Gapura Payang hingga kantor Desa Payang adalah jalan sejak nenek moyang, sebelum Desa Payang belum muncul jalan tersebut sudah ada, jalan bebatuan sampai pengaspalan hingga kini sudah di “COR” .

Perawatan dan pemeliharan jalan selama ini dilakukan oleh Desa Payang, kata Sekdes Payang Marjoko.

Marjoko sekdes Payang mengungkapkan jalan Masuk Desa Payang tembus ke desa Tambaharjo ” runting”, desa Purworejo hingga tembus jalan Pantura Pati -juana sudah sejak jaman dulu sejak nenek moyang, jalan dari kantor balai Desa Payang hingga pertigaan jalan Pantura Pati-Tayu , sekitar 6 Km sudah diambil Binamarga Kabupaten Pati, hanya sekitar 500 MTR saja yang belum diambil alih oleh Binamarga kabupaten Pati.

Disisi lain Jatmiko staff Pemerintahan Desa Payang mengungkapkan , 2017 jalan masuk Desa Payang hingga Kantor Desa Payang ‘ sudah diminta DPU Binamarga Kabupaten Pati tapi Desa payang menolak, “alasannya’ pemerintah Desa Payang meminta jalan tersebut di cor tapi Binamarga sanggup diaspal seperti pada umumnya.

Baca Juga :  SAM RESTO AND BAR, Cafe Bernuansa Vintage And Modern Layak Dikunjungi Bagi Penikmat Kuliner Dan Pebisnis Serta Wisatawan

Pemerintah Desa Payang menjelaskan kepada binamarga saat itu” akar pohon randu di sekitar jalan tersebut merambah ke jalan , sering kali jalan habis di aspal hancur , pengaspalan jalan TDK tahan lama akibat akar pohon Randu. Maka dari itu jalan harus di” cor’

Sekdes Desa Payang Marjoko , sebagai sekdes sudah 21 tahun mengabdi di Desa Payang, menyesalkan dan menyanyangkan perbuatan arogansi pihak warga Desa Tambaharjo yang sudah melakukan pencabutan tanaman peneduh pohon tembesi yang baru ditanam tahun lalu, papan nama yang bertuliskan ” jangan membuang sampah disini ! ” turut di buang’.

Kepala Desa Payang dr.Hajah Dewi Ernawati, menyebutkan ” pada tahun lalu pohon Randu dipinggir jalan masuk Desa Payang sudah Terlalu besar , akar merambah ke badan jalan , ranting membahayakan bagi pengguna jalan saat musim penghujan, pemerintah Desa Payang berinisiatif untuk menebang, dan menganti pohon peneduh baru. Lalu pengecoran jalan.

Baca Juga :  Tinjau Hasil Pengecoran Jalan,Wakil Bupati Demak Apresiasi Hasil TMMD Sengkuyung Kodim 0716/Demak

Sebagai Kepala Desa Payang dr. Dewi Ernawati, langkah yang diambil, penebangan pohon randu, penanaman pohon poneduh, perbaikan jalan hingga, pembuatan talut, supaya jalan terawat dipandang mata tidak semrawut.

Kejadian Minggu lalu warga desa Tambaharjo mencabuti pohon peneduh adalah “perbuatan arogan,” padahal pohon peneduh tersebut dinikmati oleh anak cucu kita nantinya,

Jalan masuk desa Payang adalah nenek moyang kita yang membuat dan yang menjaga dan perbaikan ada lah desa Payang. Karena jalan fasilitas Umum.

Himbauan pemerintah desa Payang ,tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda

Jalan adalah fasilitas umum , kita semua wajib menjaga , merawat !.

( Endro L)

Berita Terkait

UTS SMA Negeri 1 Tanah Masa Berlangsung Aman dan Lancar, Kepala Sekolah Tekankan Disiplin Guru dan Semangat Belajar Siswa.
Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.
Tuti Elawati Nomor Urut 3, Ajak Warga Lambangsari Jaga Persatuan Jelang Pilkades.
DPRD Sumedang Bahas Tindak Lanjut Putusan MK 168 dan RUU Perlindungan Buruh.
Sumedang Tembus 4 Besar Literasi Jawa barat, Kearsipan Masuk 6 Besar.
Dikepung Asap Dan Panas Membara, Brimob Terus Bergerak: Pengabdian Tak Boleh Padam.
Polda Jabar Dorong Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Parenting di SLBN Cileunyi.
Kuasa Hukum Pengki Sailun Desak Kades Cibatu Buka Data Tanah.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:05 WIB

UTS SMA Negeri 1 Tanah Masa Berlangsung Aman dan Lancar, Kepala Sekolah Tekankan Disiplin Guru dan Semangat Belajar Siswa.

Kamis, 17 September 2026 - 15:37 WIB

Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.

Kamis, 17 September 2026 - 14:30 WIB

Tuti Elawati Nomor Urut 3, Ajak Warga Lambangsari Jaga Persatuan Jelang Pilkades.

Rabu, 16 September 2026 - 21:04 WIB

DPRD Sumedang Bahas Tindak Lanjut Putusan MK 168 dan RUU Perlindungan Buruh.

Selasa, 15 September 2026 - 20:43 WIB

Sumedang Tembus 4 Besar Literasi Jawa barat, Kearsipan Masuk 6 Besar.

Berita Terbaru

Berita

Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.

Kamis, 17 Sep 2026 - 15:37 WIB