Diduga Penipuan Penyalur Tenaga Kerja Kembali Beraksi “Kembalikan Uang Kami Atau Ke Ranah Hukum”

- Jurnalis

Sabtu, 7 September 2024 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Kota Bekasi
Kasus Dugaan penipuan dengan modus lowongan kerja kembali terjadi, PT. Kencana Setiawan Mujur selaku badan usaha yang diduga melakukan praktik penipuan dengan modus lowongan pekerjaan di perusahaan-perusahaan besar, meminta sejumlah uang sebagai biaya registrasi dan pengurusan, namun hingga waktu yang di janjikan tidak kunjung datang panggilan/penerimaan pekerjaan tersebut.

Dengan menyewa sebuah tempat di Jl. Dewi Sartika No. 23 Margahayu, Bekasi Timur, PT. Kencana Setiawan Mujur berhasil mendapatkan banyak uang dari para korban yang datang ke PT. Kencana Setiawan Mujur.

Baca Juga :  Ombak Besar Pantai Baluta Jadi Daya Tarik Wisata, Warga Minta Perhatian Pemerintah

Menurut salah satu korban yang bernama Sergio, PT. Kencana Setiawan Mujur meminta uang kepada para calon pekerja bervariasi, dimulai dari Rp. 3.000.000,- hingga Rp. 10.000.000,-

Adapun saat awak media mendatangi kantor PT. Kencana Setiawan Mujur, kantor tersebut dalam keadaan tutup, dan saat awak media mencari beberapa informasi terkait kantor tersebut, beberapa saksi di sekitar mengatakan bahwa kantor tersebut sudah lama di tutup.

Baca Juga :  Kompol Respati Lulus Terpilih Sespimmen Dikreg 66 TA 2026

Para pekerja yang diduga menjadi korban penipuan dari PT. Kencana Setiawan Mujur, berharap kepada para pihak dari PT. Setiawan Mujur agar dapat mengembalikan uang yang telah diterima dari para korban, sebelum hal (penipuan) ini berlanjut ke ranah hukum.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru