PERDOKMIL Bertransformasi Menjadi PERTASINDO, Perluas Kolaborasi Perkuat Ketahanan Kesehatan Nasional‎

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎zonapers.com,Jakarta.


‎Perkumpulan Kedokteran Militer (PERDOKMIL) resmi mengumumkan transformasi organisasi menjadi Perkumpulan Ketahanan Kesehatan Indonesia (PERTASINDO) dalam Musyawarah Nasional (Munas) dan Konsolidasi PERDOKMIL yang digelar di Hermina Grand Ballroom, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2026).
‎
‎Perubahan nama tersebut menjadi bagian dari langkah organisasi untuk memperluas ruang kolaborasi dalam memperkuat sistem ketahanan kesehatan nasional, tidak hanya melibatkan kalangan kedokteran militer, tetapi juga pemerintah, TNI, Polri, akademisi, rumah sakit, organisasi profesi, industri kesehatan, dunia usaha, hingga masyarakat.


‎Ketua Umum PERDOKMIL, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. Dr. dr. Dian Andriani Ratna Dewi, Sp.D.V.E., M.Biomed (AAM), MARS, S.H., M.H., FINSDV, FAADV, FIMMA, mengatakan tantangan kesehatan pada masa depan semakin kompleks sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih inklusif.
‎
‎”Tantangan kesehatan di masa depan tidak lagi dapat dihadapi hanya oleh komunitas kedokteran militer. Karena itu, organisasi perlu bertransformasi agar mampu menghimpun seluruh pemangku kepentingan dalam bidang kesehatan dan ketahanan nasional,” ujar Mayor Jenderal purn Dian dalam sambutannya.
‎
‎Menurut Dian, perubahan menjadi PERTASINDO merupakan strategi untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun ketahanan kesehatan sebagai salah satu pilar ketahanan nasional.
‎
‎Ia menilai penguatan sumber daya manusia, sistem pelayanan kesehatan, inovasi, riset, kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta kolaborasi antarlembaga menjadi faktor penting agar Indonesia mampu menghadapi berbagai ancaman kesehatan, baik pada kondisi normal maupun situasi krisis.
‎
‎Dalam kesempatan tersebut, organisasi juga memperkenalkan jajaran Dewan Pembina yang diisi sejumlah tokoh dari bidang kesehatan dan pertahanan. Salah satunya adalah Marsekal Pertama TNI dr. Mukti Arja Berlian, Sp.PD., FINASIM, yang saat ini menjabat Direktur Kesehatan Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan.
‎
‎Kehadiran jajaran pembina tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kebijakan pertahanan dan pembangunan ketahanan kesehatan nasional.
‎
‎Munas juga menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ketua Dewan Pengawas PERDOKMIL sekaligus Ketua Dewan Jamu Nasional, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Daniel Tjen, Sp.S. Dalam paparannya, ia menyoroti peran jamu sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang dinilai dapat mendukung pembangunan ketahanan kesehatan nasional.
‎Direktur Utama BPJS Kesehatan  Mayjend Purn Pujo yang turut hadir pula dalam kegiatan tersebut juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi Universal Health Coverage (UHC) bergantung pada ketahanan sistem kesehatan secara menyeluruh.
‎
‎Menurutnya, keberlangsungan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh pembiayaan, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, fasilitas kesehatan, tata kelola, inovasi, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
‎
‎Musyawarah Nasional diikuti pengurus pusat serta perwakilan PERDOKMIL dari sejumlah daerah, antara lain DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Jawa Timur, dan Sumatera Selatan. Selain membahas perubahan organisasi, forum tersebut juga menyusun program kerja, memperkuat tata kelola organisasi, dan merumuskan strategi pengembangan PERTASINDO agar mampu menjawab tantangan kesehatan nasional maupun global.
‎
‎Transformasi menjadi PERTASINDO diharapkan menjadikan organisasi tersebut sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sistem ketahanan kesehatan nasional melalui kolaborasi lintas sektor dan pengembangan berbagai program yang adaptif terhadap dinamika tantangan kesehatan di masa mendatang.
‎
‎Pewarta: HM.

Baca Juga :  Mengenal Sosok Habib Alwi Pemimpin Majlis HADDADIL QULUB

Berita Terkait

Dramatis Sikat Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Menang, Kapolda Jabar Ucapkan Selamat
PERPANJANG KONTRAK PPPK PARUH WAKTU SEKRETARIAT DPRD SUMEDANG, TEKANKAN DISIPLIN DAN KINERJA.
“Wabup Fajar Bawa Kabar Baik, Operasi Katarak Eti Gratis”
HUT ke-81 TNI, Polda Jabar Perkuat Sinergi Keamanan.
Puslitbang Polri Gelar Penelitian di Polres Sumedang, Kaji Kesesuaian Anggaran Penyelidikan dan Penyidikan.
Polres Sumedang temukan remaja asal Tanjungsari di Kabupaten Tegal.
Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Wilayah Korem 023/KS Berlangsung Khidmat.
Polda Jabar Ajak Suporter FIFA ASEAN Cup 2026 Jaga Sportivitas dan Persaudaraan.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Dramatis Sikat Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Menang, Kapolda Jabar Ucapkan Selamat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:26 WIB

PERPANJANG KONTRAK PPPK PARUH WAKTU SEKRETARIAT DPRD SUMEDANG, TEKANKAN DISIPLIN DAN KINERJA.

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:28 WIB

“Wabup Fajar Bawa Kabar Baik, Operasi Katarak Eti Gratis”

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:01 WIB

HUT ke-81 TNI, Polda Jabar Perkuat Sinergi Keamanan.

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Puslitbang Polri Gelar Penelitian di Polres Sumedang, Kaji Kesesuaian Anggaran Penyelidikan dan Penyidikan.

Berita Terbaru

Berita

HUT ke-81 TNI, Polda Jabar Perkuat Sinergi Keamanan.

Senin, 5 Okt 2026 - 22:01 WIB