Puluhan Personil Kepolisian Diturunkan Untuk Mengamankan Aksi Unjuk Rasa Penolakan Kenaikan BBM Bersubsidi di Depan Gedung DPRD Sumedang

- Jurnalis

Kamis, 8 September 2022 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.com, Sumedang – Gelombang penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi terus dilakukan oleh mahasiswa.

Kali ini puluhan Mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumedang melakukan Aksi di depan Gedung DPRD Sumedang. Kamis (08/09/2022).

Polres Sumedang menurunkan puluhan personilnya untuk mengamankan Aksi Unjuk Rasa dari HImpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut.

Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan yang memimpin langsung pengamanan aksi tersebut menerangkan bahwa Polres Sumedang siap mengawal dan menjaga Aksi unjuk rasa dari Mahasiswa.

Baca Juga :  Resmikan PLTA Jatigede, Presiden Prabowo Disambut Antusiasme Warga

“Polres Sumedang bersama Kodim 0610 Sumedang selalu siap mengawal dan menjaga aksi dari para Mahasiswa dalam menyuarakan aspirasinya.” Ujar Kapolres.

“Kita akan laksanakan pengamanan secara preventif dan humanis untuk mencegah adanya bentrokan antara petugas yang mengamankan dengan Mahasiswa.” Tambah Kapolres.

“Untuk para mahasiswa sendiri silahkan menyampaikan aspirasinya dengan baik tanpa aksi yang berlebihan sehingga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif tetap terjaga.” Pungkas Kapolres.

Adapun beberapa tuntutan dari HMI pada aksi tersebut yaitu penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi yang telah diresmikan oleh pemerintah.

Baca Juga :  PAM G20 Di Bali, Ada Himbauan Dari Kakorlantas Polri

Mahasiswa juga meminta kepada DPRD Kabupaten Sumedang untuk menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi tersebut.

Para Mahasiswa berpendapat kenaikan BBM Bersubsidi ini akan berdampak pada masyarakat kalangan menengah kebawah khususnya pelaku UMKM.

Walaupun aksi ini diwarnai dengan pembakaran Ban, namun aksi unjuk rasa ini dapat berjalan aman dan kondusif.

Ujs

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru