Sumedang Harus Siap Hadapi Dampak Negatif Ekonomi Global

- Jurnalis

Rabu, 13 Juli 2022 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, SUMEDANG – Kabupaten Sumedang bersiap untuk mengantisipasi dampak dari kondisi ekonomi global yang tidak menutup kemungkinan terjadi di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat di Pendopo Setda, Rabu (13/7/22)

“Kabupaten Sumedang harus ikut mengantisipasi dampak kondisi ekonomi global, dimana Srilangka sudah bangkrut dan 60 negara di dunia dikhawatirkan ikut bangkrut pula,” ujarnya.

Menurut Bupati, Sumedang akan mengantisipasi dengan “think globally, act locally”.

Baca Juga :  Pertama Kalinya Pemkab Sumedang Lantik Pejabat Fungsional

“Artinya kita berpikir global, tapi bagaimana lokal bisa mengantisipasinya,” katanya.

Oleh karena itu, Sumedang akan mengedepankan digitalisasi ekonomi, peningkatam ketahanan pangan, kemudian hilirisasi industri.

“Industri akan dihilirisasi sehingga akan added value atau bertambah nilainya sehingga tidak lagi hanya menjual bahan baku, namun sudah menjadi produk,” ungkap Bupati.

Bupati menambahkan, cross cutting juga disiapkan untuk menunjang mobilisasi modal sosial.

Baca Juga :  Bupati Sumedang Lepas Latja Akpol Polres Sumedang

“Ditunjang dengan cross cutting dan mobilisasi modal sosial, kami siap menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi karena kami berpikir ke depan,” katanya.

Namun demikian, ia tetap berharap kemungkinan buruk tersebut tidak terjadi kepada Kabupaten Sumedang.

“Selalu thinking ahead untuk mengantisipasi dan mengatasi persoalan yang mungkin terjadi di negara kita, bahkan mungkin juga merembet ke daerah. Tapi mudah-mudahan ini tidak terjadi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru