Wartawan Senior Tatang Suherman Diperiksa, Kasus Dana Rp1 Miliar Persib dari KDM Masuki Babak Baru

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


zonapers.com, Jakarta.

Kasus dugaan penyebaran informasi terkait sumber dana uang kadeudeuh Rp1 miliar untuk Persib Bandung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memasuki babak baru. Wartawan senior sekaligus pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat, Tatang Suherman, dimintai keterangan sebagai saksi oleh penyidik Ditressiber Polda Jawa Barat.


Pemeriksaan dilakukan menyusul laporan pihak Bank BJB terhadap konten TikTok yang menyebut dana kadeudeuh untuk Persib diduga berasal dari kas bank milik daerah tersebut. Konten yang diunggah akun Dodipermana2114 itu diketahui bersumber dari pesan WhatsApp yang sebelumnya diterima Tatang dari seorang narasumber yang disebut memiliki akses di lingkungan Bank BJB.
Namun, Tatang menegaskan dirinya tidak pernah mempublikasikan informasi tersebut karena belum melalui proses verifikasi dan konfirmasi kepada pihak terkait.


“Informasi itu masih bersifat confidential dan belum terkonfirmasi. Karena itu saya tidak berani menayangkannya di media,” ujar Tatang.
Ia mengaku terkejut ketika isi pesan yang diterimanya justru ditayangkan secara utuh di media sosial tanpa proses pengolahan jurnalistik. Menurutnya, informasi awal seharusnya diuji terlebih dahulu melalui konfirmasi kepada pihak yang disebut dalam informasi tersebut.

Baca Juga :  Menteri ATR/BPN Hadi, Berkoordinasi Dengan Kapolri Dan Kapolda Sinergi Berantas Mafia Tanah


Dalam pemeriksaan, Tatang juga menegaskan komitmennya terhadap Kode Etik Jurnalistik dengan tetap menjaga kerahasiaan narasumber.
“Saya memiliki hak tolak untuk tidak menyebutkan sumber informasi, kecuali jika diminta oleh pengadilan,” tegasnya.


KDM Bantah Dana Berasal dari Kas BJB


Sehari setelah konten tersebut viral, Dedi Mulyadi memberikan klarifikasi melalui akun TikTok pribadinya. Ia membantah tudingan bahwa dana Rp1 miliar untuk Persib berasal dari kas Bank BJB.
Menurut KDM, dana tersebut berasal dari tabungan pribadinya sebesar Rp800 juta yang merupakan hasil penjualan sapi dan disimpan di Bank BJB, ditambah Rp200 juta uang tunai yang ada di rumah.


“Uang itu berasal dari tabungan saya sendiri. Silakan cek rekening saya di Bank BJB,” kata KDM.
Ia juga menyatakan tidak mempermasalahkan unggahan tersebut dan memilih memaafkan pihak yang menyebarkannya.

Baca Juga :  Kapolsek Pademangan Pastikan Kesiapan Vihara untuk Sambut Perayaan Imlek 2025


Suasana Pemeriksaan Cair dan Akrab
Tatang mengungkapkan pemeriksaan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Ia bahkan mengapresiasi profesionalitas penyidik yang mampu menciptakan suasana seperti diskusi biasa sehingga proses klarifikasi berjalan lancar.
“Saya tidak merasa sedang diperiksa. Suasananya seperti ngobrol biasa, sehingga tidak menimbulkan ketegangan,” ujarnya.


Polisi Akan Panggil Sejumlah Saksi
Untuk melengkapi penyelidikan, penyidik masih akan memanggil sejumlah saksi tambahan, termasuk Dedi Mulyadi dan saksi ahli.


Sementara itu, pemilik akun TikTok yang mengunggah konten tersebut, Dodi Permana, menyatakan siap menghadapi proses hukum. Ia bahkan berencana melaporkan balik pihak pelapor setelah berkonsultasi dengan tim kuasa hukumnya.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena melibatkan nama besar Bank BJB, Persib Bandung, serta Gubernur Jawa Barat, dan diperkirakan masih akan terus berkembang seiring berjalannya proses penyelidikan.

#Dari Nara Sumber Langsung.

Redaksi.

Berita Terkait

Semangat Gotong Royong Masih Hidup! Warga Sukasukur Kompak Perbaiki Jalan Kampung Bersama Babinsa
MPLS SMA Negeri 1 Tanah Masa Ditutup Di Pantai Baluta, Siswa Baru Siap Jalani Tahun Ajaran 2026/2027
Kombes Pol Dodi Suryadin Resmi Jabat Dirresnarkoba Polda Lampung, Diharapkan Perkuat Perang Melawan Narkoba
Kapolres Ciamis Raih Pin Emas KTNA, Sinergi Polri Dan Petani Kian Kokoh.
Kapolda Jabar Satukan Langkah Jaga Iklim Investasi Karawang.
PERDOKMIL Bertransformasi Menjadi PERTASINDO, Perluas Kolaborasi Perkuat Ketahanan Kesehatan Nasional‎
Polres Sumedang Tegaskan Dugaan “Tangkap Lepas” Tak Terbukti.
Swadaya Warga Meriahkan Pelantikan RT, RW, dan Karang Taruna Kelurahan Talun dengan Gelar Seni Budaya.

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:22 WIB

Semangat Gotong Royong Masih Hidup! Warga Sukasukur Kompak Perbaiki Jalan Kampung Bersama Babinsa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:19 WIB

MPLS SMA Negeri 1 Tanah Masa Ditutup Di Pantai Baluta, Siswa Baru Siap Jalani Tahun Ajaran 2026/2027

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:27 WIB

Kombes Pol Dodi Suryadin Resmi Jabat Dirresnarkoba Polda Lampung, Diharapkan Perkuat Perang Melawan Narkoba

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:02 WIB

Kapolres Ciamis Raih Pin Emas KTNA, Sinergi Polri Dan Petani Kian Kokoh.

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:58 WIB

Kapolda Jabar Satukan Langkah Jaga Iklim Investasi Karawang.

Berita Terbaru

Berita

Kapolda Jabar Satukan Langkah Jaga Iklim Investasi Karawang.

Selasa, 14 Jul 2026 - 08:58 WIB