Yang Terlupakan Oleh Negara : TIM DAMKAR INDONESIA, Berjuang Dengan Pengorbanan Nyawa,Namun Berupah Rendah

- Jurnalis

Selasa, 28 Januari 2025 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peristiwa kebakaran di Glodok, Jakarta terakhir kemarin yang menghebohkan, akhirnya membuat kita kembali teringat pada eksistensi keberadaan status Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) yang memang sangat dibutuhkan Masyarakat.

Apalagi saat ini jenis keahlian mereka kini di tambahkan pada yang bersifat di luar hanya “Memadamkan Api”, di tambah Kucing terjepit, Sarang Tawon bahkan Ular dan binatang yang membahayakan publik, semuanya memanggil Tim Damkar.

Tapi apakah sebenarnya publik tahu tentang pendapatan atau upah mereka? Bisa dikatakan seperti itu, sebab jika di katakan sebagai Gaji, amat sangat di bawah standar upah minimum profesi lain, sungguh di luar dugaan publik.

Pekerjaan dengan beresiko tinggi dengan taruhan Nyawa personil nya, hanya di upah layaknya buruh pabrik, yang bertahan hanya personil tangguh saja yang menerima kenyataan daripada “tidak ada pekerjaan lagi”.

Baca Juga :  FBR Korwil Jakarta Barat, Selenggarakan Pengajian Bulanan Seraya Santuni Yatim Piatu Dan Kaum Dhuafa

Negara, Pemerintah khususnya, seyogyanya lebih menghargai profesi mereka dengan memberikan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara ( ASN )sejak awal mereka bekerja mengabdi.

Miris memang, sebab kenyataan yang terjadi status kerja mereka saja masih ombang ambing, antara pegawai tetap atau status honorer, terparah lagi sudah 14 tahun mengabdi, harus ikut kompetensi lagi untuk bisa menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( P3K ), Pemberkasan lagi.

Alangkah bijaksananya jika ketika perekutan personil Damkar yang baru,hal itu di programkan kembali agar lebih tertib, sementara yang telah ada dan siap, langsung diangkat menjadi ASN.

Baca Juga :  Aksi Pro Palestina di Garut Diwarnai Seruan Khilafah, Anton Charliyan: "Ancaman Serius bagi NKRI!"

” Kepada Menteri Dalam Negeri saat ini, Tito Karnavian, yang pada HUT Damkar Di Surabaya 2024 lalu memberikan angin segar pada status anggota Damkar, semoga cepat di realisasi kan,” Ujar Senior Personil Damkar yang telah mengabdi lebih dari 16 Tahun namun status nya baru akan di naikan menjadi P3K, itupun harus ikut pembebasan ulang.

” Pantang Pulang Sebelum Padam “, itu semoga bukan hanya semboyan kinerja mereka, tapi juga negara harusnya menghargai loyalitas mereka dengan menyejahterakan kehidupan mereka dengan Gaji yang layak.

Bravo Damkar Indonesia !!

#Dari berbagai nara sumber terpercaya.

Redaksi.

Berita Terkait

Ketua HMI dan GMKI Mengajak Masyarakat Jangan Mau Terpancing Atas Berita Hoax.
Untung Kurniadi,SH,MH : Pencopotan Pimpinan BGN, Bukti Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi
FWK Desak Presiden Prabowo, Evaluasi Total Program MBG Usai Kasus Korupsi BGN
Ibunda Anton Charliyan Wafat, Penggiat Pers Turut Berduka
Sambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, SPBT Denbekang 1/2A Sibolga, Sembelih Hewan Qurban.
Jalan Provinsi Sipirok- Sipagimbar Akan Diperbaiki
Sampah Program MBG Di Tasikmalaya Mulai Jadi Sorotan, Minim Sosialisasi Picu Kekhawatiran Lingkungan
Hiswana Migas Bogor Bentuk SC dan OC Muscab VII

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:07 WIB

Ketua HMI dan GMKI Mengajak Masyarakat Jangan Mau Terpancing Atas Berita Hoax.

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:11 WIB

Untung Kurniadi,SH,MH : Pencopotan Pimpinan BGN, Bukti Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

FWK Desak Presiden Prabowo, Evaluasi Total Program MBG Usai Kasus Korupsi BGN

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:57 WIB

Ibunda Anton Charliyan Wafat, Penggiat Pers Turut Berduka

Senin, 25 Mei 2026 - 21:22 WIB

Jalan Provinsi Sipirok- Sipagimbar Akan Diperbaiki

Berita Terbaru

Opini

Memelihara Harapan

Sabtu, 6 Jun 2026 - 08:18 WIB

Berita

Ibunda Anton Charliyan Wafat, Penggiat Pers Turut Berduka

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:57 WIB