Kondisi Jembatan Penghubung Antar Provinsi Desa Puncel Memprihatinkan

- Jurnalis

Kamis, 25 Mei 2023 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Pati.

Jembatan penghubung antar Kabupaten Pati dan Kabupaten Jepara tepatnya Desa Puncel ke Desa Clering Kabupaten Jepara, memperhatinkan dan sangat membahayakan masyarakat, Kamis, 25/5/23.

Kedua desa tersebut bahkan masyarakat jauh yang datang untuk mengambil hasil tangkapan ikan nelayan sekitar puncel – clering.

“Jembatan yang dibangun 1994 belum pernah diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi Jawa Tengah,” Kata salah satu penduduk puncel kepada awak media.

Ketua Komite Nasional Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ( Komnas PPLH ) Provinsi Jawa Tengah, Endro Lukito hadir dilokasi jembatan penghubung kedua desa antar kabupaten Pati dan kabupaten Jepara, guna mengetahui kondisi sungai puncel – clering serta kondisi jembatan gantung dengan lebar satu setengah meter , jika dilalui pengendara sepeda motor maupun pejalan kaki , goyang seperti tarian Danza.

Baca Juga :  Polres Sumedang Lakukan Silaturahmi Dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sumedang

Warga masyarakat puncel – clering meminta kepada Komnas PPLH provinsi Jawa Tengah , agar keluhan masyarakat puncel -clering disampaikan kepada pemerintah supaya perkembangan desa , dan akses jalan penghubung antar kabupaten segera dibangun.

Endro pun akan melaporkan ke Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah , dan akan melaporkan kondisi jembatan.

Baca Juga :  Panglima TNI Resmikan Masjid Al-Jihan di Garut, Dorong Penguatan Nilai Keagamaan dan Sosial

Penduduk sekitar sungai puncel sebagian besar sebagai nelayan jarak dengan bibir pantai sekitar 1,5 km saat melaut dengan kapal cukrik brangkat jam 22.00 wib malam dan pulang pukul 10.00 pagi wib . Hasil tangkapan ikan di tampung di TPI puncel,

Penduduk puncel Dardi , menyampaikan kapal cukrik berada di aliran sungai puncel sekitar 230 kapal , hasil tangkapan nelayan perharinya berkisar 600 kg hingga 2 ton tercatat lelang di TPI puncel.

Jurnalis. ; Ki gagap

Berita Terkait

Danrem 023/KS Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI AD di Pulau Nias.
Kepala Desa Hale Baluta Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk Warga
HUT Ke 76 Kodam I/BB, Korem 023/KS Laksanakan Ziarah Rombongan Anjangsana Dan Syukuran
Wali Kota Jakbar Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Gandeng YPHMI dan KAI DKI Jakarta
Membangun Citra Diri Profesional Melalui Media Digital Yang Ramah Disabilitas
Ironis! Belum Pernah Difungsikan,Puskesdes di Baruyu Sidombua Desa Bawo Ordua Sudah Mengalami Kerusakan
Wartawan Senior Tatang Suherman Diperiksa, Kasus Dana Rp1 Miliar Persib dari KDM Masuki Babak Baru
Haru dan Penuh Kebanggaan, 20 Santri TQ Ta’limul Aulad Sukamulya Resmi Diwisuda

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:57 WIB

Danrem 023/KS Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI AD di Pulau Nias.

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:21 WIB

Kepala Desa Hale Baluta Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk Warga

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:13 WIB

HUT Ke 76 Kodam I/BB, Korem 023/KS Laksanakan Ziarah Rombongan Anjangsana Dan Syukuran

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:34 WIB

Wali Kota Jakbar Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Gandeng YPHMI dan KAI DKI Jakarta

Senin, 22 Juni 2026 - 10:30 WIB

Ironis! Belum Pernah Difungsikan,Puskesdes di Baruyu Sidombua Desa Bawo Ordua Sudah Mengalami Kerusakan

Berita Terbaru