Dugaan Pelanggaran K3 Dan Kurangnya Transparansi Pada Proyek Revitalisasi SDN Sukasari Kabupaten Tasikmalaya, Terbantahkan

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


zonapers.com | Tasikmalaya.


Pemberitaan di salah satu media daring mengenai dugaan pelanggaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta kurangnya transparansi pada proyek Revitalisasi SDN Sukasari, Kabupaten Tasikmalaya, menarik perhatian sejumlah awak media.


Menindaklanjuti pemberitaan tersebut, tim investigasi dari beberapa media mendatangi lokasi proyek untuk melakukan penelusuran lapangan. Kedatangan tim disambut ramah oleh warga sekitar.


Salah seorang pekerja proyek yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa saat tim media datang, para pekerja sedang beristirahat sehingga tidak seluruhnya mengenakan perlengkapan K3 secara lengkap.

Baca Juga :  Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini Cabang BS VI Kogartap I/ Jakarta Bantu Korban Kebakaran Depo Plumpang


“Kami sedang beristirahat ketika mereka tiba. Masa kami harus menggunakan perlengkapan K3 lengkap saat istirahat? Jadi, mereka tidak memahami kondisi saat itu,” ujarnya.


Kepala SDN Sukasari, Dede Darusman, yang saat itu berada di lokasi proyek, juga memberikan penjelasan terkait pemberitaan sebelumnya.


“Ketika mereka datang, waktunya memang tidak tepat. Dugaan bahwa ketua pelaksana proyek menghindar tidak beralasan, karena Rakhmat selaku ketua pelaksana proyek memang sedang tidak berada di lokasi,” kata Dede.


Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, para pekerja terlihat menggunakan perlengkapan K3 sesuai prosedur ketika kegiatan pekerjaan berlangsung. Dari sisi transparansi, pelaksanaan proyek juga disebut melibatkan berbagai pihak yang berkompeten sesuai tugas dan fungsinya.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Situraja Himbau Kamtibmas Jelang Hari Raya


Hasil penelusuran ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan informasi yang berimbang kepada masyarakat. Dalam menjalankan tugas jurnalistik, media berkewajiban melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait agar informasi yang disampaikan akurat, berimbang, dan tidak menghakimi atau memvonis pihak tertentu sebelum adanya fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.


Redaksi

Berita Terkait

Kartika Grup Tebar Kebaikan, 250 Porsi Makan Gratis Mengalir Setiap Hari
Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:26 WIB

Kartika Grup Tebar Kebaikan, 250 Porsi Makan Gratis Mengalir Setiap Hari

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Berita Terbaru