Dugaan Pelanggaran K3 Dan Kurangnya Transparansi Pada Proyek Revitalisasi SDN Sukasari Kabupaten Tasikmalaya, Terbantahkan

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


zonapers.com | Tasikmalaya.


Pemberitaan di salah satu media daring mengenai dugaan pelanggaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta kurangnya transparansi pada proyek Revitalisasi SDN Sukasari, Kabupaten Tasikmalaya, menarik perhatian sejumlah awak media.


Menindaklanjuti pemberitaan tersebut, tim investigasi dari beberapa media mendatangi lokasi proyek untuk melakukan penelusuran lapangan. Kedatangan tim disambut ramah oleh warga sekitar.


Salah seorang pekerja proyek yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa saat tim media datang, para pekerja sedang beristirahat sehingga tidak seluruhnya mengenakan perlengkapan K3 secara lengkap.

Baca Juga :  13 Agustus 2025, Sejarah Akan Mencatat Bahwa Aksi Rakyat Kab. Pati Menunjukan Aspirasi Tantangan Sang Bupati, Gentar Kah Seperti Statemennya?


“Kami sedang beristirahat ketika mereka tiba. Masa kami harus menggunakan perlengkapan K3 lengkap saat istirahat? Jadi, mereka tidak memahami kondisi saat itu,” ujarnya.


Kepala SDN Sukasari, Dede Darusman, yang saat itu berada di lokasi proyek, juga memberikan penjelasan terkait pemberitaan sebelumnya.


“Ketika mereka datang, waktunya memang tidak tepat. Dugaan bahwa ketua pelaksana proyek menghindar tidak beralasan, karena Rakhmat selaku ketua pelaksana proyek memang sedang tidak berada di lokasi,” kata Dede.


Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, para pekerja terlihat menggunakan perlengkapan K3 sesuai prosedur ketika kegiatan pekerjaan berlangsung. Dari sisi transparansi, pelaksanaan proyek juga disebut melibatkan berbagai pihak yang berkompeten sesuai tugas dan fungsinya.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Jabar Buka MTQ Ke-37 Tingkat Provinsi Di Sumedang


Hasil penelusuran ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan informasi yang berimbang kepada masyarakat. Dalam menjalankan tugas jurnalistik, media berkewajiban melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait agar informasi yang disampaikan akurat, berimbang, dan tidak menghakimi atau memvonis pihak tertentu sebelum adanya fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.


Redaksi

Berita Terkait

Layani Masyarakat Dengan Respon Cepat, Polisi Kembalikan Barang Bukti Kendaraan Secara Gratis Kepada Pemilik.
BPD Burangkeng Jadi Sorotan, Pilkades Memanas Picu Dualisme Panitia
HUT RI ke-81 di Kampung Cibungkul Meriah, Warga Nikmati Hiburan Musik dan Kebersamaan
Puluhan Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polisi.
Puskesmas Tanah Masa Hadir di SDN 075077 Bawo Ofuloa, Vaksinasi Siswa Berlangsung Tertib dan Aman.
Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026
Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026
Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Layani Masyarakat Dengan Respon Cepat, Polisi Kembalikan Barang Bukti Kendaraan Secara Gratis Kepada Pemilik.

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:44 WIB

BPD Burangkeng Jadi Sorotan, Pilkades Memanas Picu Dualisme Panitia

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:50 WIB

HUT RI ke-81 di Kampung Cibungkul Meriah, Warga Nikmati Hiburan Musik dan Kebersamaan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Puluhan Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polisi.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Puskesmas Tanah Masa Hadir di SDN 075077 Bawo Ofuloa, Vaksinasi Siswa Berlangsung Tertib dan Aman.

Berita Terbaru