Lebaran Bekasi 1000 Ketupat, Abah Anton : Jadikan Ajang Pluralisme untuk Bangun Silaturahmi dan Kebersamaan

- Jurnalis

Minggu, 12 Juni 2022 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.com, Bekasi – juni 2022, Acara lebaran Bekasi ke 2 yang di gagas Oleh H Damin Saba dari Jajaka Nusantara dibantu WN.88, Bertempat di lapangan Alun2 Bekasi. Berlangsung Sukses & Meriah. Sabtu (11/6/22).

Diikuti sekitar 5000 Masyarakat Bekasi raya, Jabodetabek dan masyarakat Kerawang serta Subang dengan Sangat antusias.

 

Hadir dlm Acara Tsb Plt Walikota Bekasi, Pjs Bupati Bekasi, Dandim, Ketua MUI, PCNU , Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Tokoh Budaya, Para Ketua Ormas al Bamus Betawi, FBR, jejaka Nusantara, WN 88, GMBI, AMS dll.

Acara dimeriahkan oleh Marching Band Chandrabaqa, Debus dari Jajakan Nusantara, Satria Banten serta Silat dan Tari jaipong dari Perguruan silat & Sanggar seni Bekasi raya.

 

Dalam Sambutanya Anton Charliyan Mantan Kadiv Humas Polri mewakili Tokoh Budaya. Menyampaikan : Bahwa Acara Lebaran Bekasi 1000 Ketupat ini Patut di tiru oleh daerah lain sebagai arena Silaturahmi antar warga tanpa membedakan Suku, ras agama, Etnik golongan dll. Sehingga satu sama lain bisa saling mengenal lebih dekat, sebagai satu Keluarga Besar Bekasi raya.

Baca Juga :  Lanal Simeulue Melalui Posmat Labuhan Bajau, Bersinergitas Lakukan Serbuan Vaksinasi

 

Bila acara tsb dilaksanakan secara kontinue, tidak hanya event lebaran saja tapi termasuk event-event hari raya yang lain, bisa dirayakan secara bersama-bersama maka dengan seringnya Elemen-elemen berkumpul bersama, tidak hanya saling mengenal saja, namun lebih jauh dari itu akan tumbuh rasa kekerabatan yg kuat, sehingga tidak Mudah Diadu domba tidak mudah dijadikan ajang Hoax oleh Pihak-pihak yg ingin menghancurkan NKRI !.

Sebab sebagaimana kita ketahui bersama salah satu titik rawan Bangsa Indonesia dengan Pluralismenya Yg multy kultur, sangat rentan sekali diadu domba, sehingga dijadikan jurus ampuh para Kolonial dulu untuk menguasai Negeri kita, yakni yang kita kenal dengan ” Devide et impera ” memecah belah bangsa satu sama lain agar saling berantem. yang dampaknya bisa kita rasakan sampai hari ini.

 

Utk itu dengan adanya Acara Lebaran Bekasi ini agar tetap dipertahankan sebagai suatu tradisi khas masyarakat Bekasi. Dan kedepan jika memungkinkan bisa ditambahkan dengan merayakan hari hari raya umat lain yang dianggap besar, sehingga jika sering otomatis rasa kekerabatan dan Kekeluargaan tadi makin erat dan makin mengikat.

Baca Juga :  Peningkatan Mutu Melalui ANBK Di Adakan Pula Di SDN Kaloran Kidul Kota Serang Banten

 

Dengan demikian secara otomatis akan mampu membangun rasa Persatuan & Kesatuan antar Warga, antar ormas antar etnis, antar suku dll. Yang kokoh, Sekaligus juga membangun Nilai2 Toleransi antar umat Beragama.

Terlebih di era global ini masyarakat kita makin cenderung Individualitas, sangat membutuhkan ajang Silaturahmi dan Kebersamaan seperti lebaran Bekasi ini, justru kedepan Silaturahmi seperti bisa menjadi suatu Hal yang langka.

 

Sekali lagi dengan adanya acara lebaran Ketupat ini bisa menjadi ajang untuk membangun rasa kesatuan & Persatuan serta memupuk Nilai-nilai Toleransi antar umat dengan ril dan Nyata , tidak hanya sekedar Wacana ” demikian Anton Mantan Kapolda Jabar yang kini lebih akrab dipanggil Abah Anton juga dikenal sebagai Tokoh Penggiat Anti Intoleransi dan Radikalisme menutup sambutanya.

(Redaksi).

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru