Wartawan Tetap Harus Junjung Kode Etik Jurnalis Dan Asas Praduga Tidak Bersalah

- Jurnalis

Rabu, 13 Desember 2023 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Jakarta.

Pojok Redaksi :

Dengan meluasnya tekhnologi media akhir akhir ini, sebagian orang selalu berpendapat bahwa semua keterangan ataupun video yang muncul ke publik adalah suatu peristiwa yang sebenarnya atau benar adanya, padahal tidak semua berita atau video tersebut adalah suatu Produk dari Jurnalis.

Banyak beredar di semua media sosial maupun kolom berita aplikasi, yang memberitakan suatu pemberitaan yang tidak mengacu pada Kode Etik Jurnalis adalah berita akurat kebenarannya, padahal seharusnya pembaca/penonton itu seharusnya paham, bahwa seorang Jurnalis/wartawan profesional memiliki pengetahuan kaidah jurnalis serta menjunjung tinggi kode etik Jurnalis.

Baca Juga :  VIRAL! Rumah Aktivis di Jalan Tayu–Pati Diduga Jadi Lokasi Penimbunan Solar Subsidi

Terkadang kita pun kaum jurnalis di buat geram pada sebuah pemberitaan dari sebuah media yang memiliki nama branded, namun tidak menunjukan segi profesional sebagai media yang notabene wajib mengedepankan asas praduga tak bersalah dan memiliki kode etik sebagai seorang jurnalis yang memiliki pendidikan untuk menjadi seorang jurnalis.

Untuk itu, redaksi zonapers memprihatinkan kan kondisi pemberitaan yang muncul dari media media terkenal namun tidak menjunjung kaidah seorang jurnalis bahkan mengenyampingkan asas hukum negeri sendiri.

Baca Juga :  Dugaan Penggelapan Saham PT Bososi Pratama, Kariatun Resmi Masuk DPO Polda Sultra

Semoga seluruh redaktur media bisa memilah milah pemberitaan yang layak atau tidak layak, dan untuk seluruh organisasi kewartawanan bisa mendidik kembali wartawan agar memiliki jiwa netralitas maupun jiwa luhur seorang wartawan yang tidak berpihak pada sebuah kubu.

Khusus untuk seluruh pengurus Dewan Pers, bisa memberikan peringatan kepada media media yang nakal atau mencemarkan nama baik profesi Wartawan Indonesia, bila perlu di bredel saja medianya jika memang menjurus kepada perpecahan dan memprovokasi keutuhan NKRI.

Salam satu pena.

Redaktur Zonapers.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
H. Yono Kusyono, Sosok “Apih” dari Tasikmalaya, Pengabdian Dan Kisahnya Diabadikan Dalam Lagu
Islam adalah Keyakinanku, Indonesia Rumahku, Kemanusiaan Jalan Hidupku
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

H. Yono Kusyono, Sosok “Apih” dari Tasikmalaya, Pengabdian Dan Kisahnya Diabadikan Dalam Lagu

Berita Terbaru